Empat Oknum Ngaku Wartawan Diringkus Polisi Sijunjung, Ini Masalahnya 

JURNAL SUMBAR| Sijunjung – Empat orang yang mengaku sebagai wartawan diamankan polisi terkait dugaan pengancaman serta permintaan uang dan BBM di SPBU 13.275.513 Parit Rantang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung.

Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H., dalam konferensi pers di Mapolres Sijunjung, Jumat (28/8/2026), menyebut berdasarkan pemeriksaan awal, keempatnya bukan wartawan atau jurnalis.

Keempat terlapor berinisial MR, MYH, D dan SR, yang disebut berasal dari Provinsi Riau. Mereka diduga meminta sejumlah uang dan BBM kepada pihak SPBU dengan ancaman akan memviralkan dugaan aktivitas pelansiran BBM apabila permintaan tersebut tidak dipenuhi.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan pihak SPBU melalui LP Model B Nomor LP/B/67/VIII/2026/SPKT/POLRES SIJUNJUNG/POLDA SUMATERA BARAT.

Dalam penanganan perkara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit Daihatsu Sigra, empat telepon seluler, satu tongkat bisbol berbahan besi, satu airsoftgun beserta enam butir peluru, serta 12 lembar kartu pers yang diduga palsu.

Polisi juga masih mendalami dugaan pelansiran BBM yang menjadi alasan kedatangan keempat terlapor. Pihak SPBU membantah adanya praktik pelansiran dan menyebut kepadatan kendaraan disebabkan tingginya permintaan serta keterlambatan pasokan BBM akibat perbaikan jalan di kawasan Sitinjau Lauik.

Sebelumnya, situasi di lokasi sempat memanas. Kendaraan yang digunakan keempat terlapor dikepung warga hingga mengalami kerusakan. Personel Polsek Kamang Baru kemudian mengevakuasi mereka untuk mencegah aksi massa semakin meluas.

Kapolres mengimbau masyarakat dan pelaku usaha tidak takut melapor jika menemukan pihak yang mengatasnamakan wartawan, LSM maupun organisasi masyarakat untuk meminta uang atau barang disertai intimidasi.

“Kalau ada yang mengaku wartawan kemudian melakukan intimidasi atau meminta sesuatu dengan ancaman, silakan laporkan kepada kepolisian,” tegasnya.

Saat ini keempat terlapor masih menjalani pemeriksaan intensif Satreskrim Polres Sijunjung. Polisi masih mendalami fakta, alat bukti, serta status hukum mereka.rel

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.