Nama Sarlina sempat digadang-gadangkan sebagai salahsatu kandidat perempuan pertama bakal calon walikota (Bacawakot) di Kota “Kuali” Swahlunto pada tahun 2024 lalu.
JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Nama Sarlina Putri, SE. M.Par., sempat mewarnai dunia perpolitikan di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat.
Terbukti, jelang Pemilihan Walikota (Pilwakot) 2024, nama Ketua Yayasan Varisha Peduli Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Sarlina Putri, S.E. M.Par., kian berkibar kala itu.
Bahkan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Sawahlunto yang kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pustaka Kota “Arang” Sawahlunto itu—sempat, digadang-gadangkan sebagai salahsatu kandidat perempuan pertama bakal calon walikota (Bacawakot) di Kota “Kuali” Swahlunto kala itu.
Bahkan, hasil survei jejak pendapat (polling) yang dilakukan Jurnalsumbar.Com, sejak 27 September 2022, hingga Sabtu (2/3/2024) lalu, Sarlina Putri telah didukung sebanyak 1.152 votes (34%) dari total Votes: 3.376 orang dan dilihat 17.385 nitizen.
Kala itu, Sarlina sendiri didukung kalangan emak-emak. Bahkan kaum hawa di Kota Sawahlunto banyak menghendaki Sarlina untuk maju sebagai Cawakot pada Pilwakot 2024 kala itu.
Meski ia sempat mendaftarkan diri sebagai kandidat Calon Walikota Padang sejumlah partai politik (Parpol), namun langkah Sarlina sangat disayangkan oleh emak-emak terhalang oleh aturan ASN.
Karena gagal menuju kursi BA 1 J, lalu Sarlina mengalih dukungannya pada pasangan Riyanda Putra – Jeffry Hibahtullah. “Alhamdulillah, menang dan kini beliau menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Sawahlunto.
Meski langkahnya sempat kandas, kini Sarlina sudah siap untuk mendharma baktikan dirinya untuk terjun ke dunia politik setelah ia nanti pensiun.
“Insyaallah, saat pensiun (2027-red) saya siap untuk terjun ke dunia politik memperjuangkan nasib kaum emak-emak dan masyarakat badarai lainnya agar lebih baik lagi,”sebutnya.
Ia tak menyebut ke partai mana hati lnya akan berlabuh. “Insyaallah kita akan terjun ke panggung politik,”ucap birokrasi senior itu menjawab Jurnalsumbar, Kamis (29/10/2026).*
