Pendataan PIS PK UPT Trans Padang Tarok, Petugas Medis Aie Amo Ini Rela Melintasi Jalan Berlumpur

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – “Beginilah medan jalannya berlumpur pak. Jaraknya sekitar 10 kilometer jalan berlumpur ini. Mobil yang kami tumpangi tak bisa melewati medan berlumpur sehingga kami harus jalan kaki dulu untuk sampai ke lokasi Pendataan PIS PK (Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga) di UPT Trans Padang Tarok,”kata petugas Puskesmas Aie Amo, Kecamatan Kamangbaru itu menjawab awak media dalam siaran langsungnya via facdbook pada Kamis (16/5/2019).

UPT Trans Padang Tarok, adalah kawasan Transmigrasi yang dihuni lebih dari 400 jiwa warga trans. Sedangkan UPT Trans Padang Tarok itu sudah berdiri sejak tiga tahun lalu. Namun infrastruk jalannya masih jalan tanah berlumpur.

Jika anda berkunjung ke sana kalau bukan menggunakan kenderaan roda empat double kardan jangan harap bisa lolos dari medan lumpur. Anda bisa juga menggunakan motor trail trabas yang medannya cukup menantang.

Tapi salut dan angkat topi kita dibuat petugas medis dari Puskesmas Aie Amo ini. Demi memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, mereka harus menumpuh jalan berlumpur hingga berjam.

Sesampai di UPT Trans Padang Tarok petugas Puskesmas Aie Amo itu pun harus membersihkan kaki dari lumpur yang melilit kaki mereka. Tapi mereka tetap semangat tanpa mengeluh. Usai membersihkan kaki lalu mereka pun melayani warga setempat.

Mirisnya lagi, ketika pulang menuju Puskesmas Aie Amo, mereka.terpaksa berbuka ditengah jalan dengan berbuka seadanya. Itu semua mereka lakukan demi melayani kesehatan warga UPT Trans Padang Tarok.

“Ramadhan pengabdian Puskesmas Aie Amo semoga lelah jadi lelah demi Indonesia ku,”sebut para medis itu seperti di kutif awak media di facebook Puskesmas Aie Amo.

Kepala Dinas Transmigrasi Tenaga Kerja Sijunjung melalui Sekretarisnya, Sugeng Pamular tak menapik kondisi jalan berlumpur jika hari hujan itu. “Lho, kok mereka tak bilang kalau mau ke UPT Trans Padang Tarok. Kesitu hanya bisa dilewati mobil double kardan,”ucap Sugeng kaget pada awak media Kamis (16/5/2019).

Disebutkan Sugeng, direncanakan tahun ini akan dilakukan pengerasan dan pengaspalan jalan. Tapi itu hanya kisaran tiga kilometer dulu. Semua jalan itu panjangnya kisaran 13 kilometer dan akan kita tingkatkan jalannya sepanjang tiga kilometer dulu sesuai anggaran dan moga kedepannya tak akan berlumpur lagi,”ucap Sugeng bahwa kawasan UPT Trans Padang Tarok itu baru selesai dibangun. saptarius

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.