Dua Warga Dharmasraya Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19

543

JURNAL SUMBAR | Dharmasraya – Saat ini telah menjadi dua orang warga Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat postif terpapar virus Covid -19 setalah melakukan swab test dan rapid tes yang di lakukan oleh Tim Kesehatan dan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Dharmasraya.

Pernyataaan tersebut di sampaikan oleh juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Dharmasraya dr Rahmadian pada Minggu (19/4/2020).

Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, dr Rahmadian saat di temui awak media membenarkan informasi tersebut. “Memang benar sekali pada saat ini telah menjadi dua orang warga Dharmasraya terpapar covid -19. Hasil swab test terhadap inisial “R” (66) warga Nagari Koto Laweh kecamatan Koto Besar positif terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (COVID) 19, itu hasil labor kesehatan Unand tadi malam,”jelasnya.

“R adalah pasien positif ke dua, yang mana beliau ini pernah melakukan kontak langsung dengan J pasien Covid-19 pertama dinyatakan positif berdasarkan rapid test dan tes swab.
Saat ini kedua pasien tersebut sudah berada di rungan isolasi RSUD Sungai Dareh untuk menjalankan perawatan dan karantina,”terangnya.

Semenetara hasil koordinasi dengan pemerintah nagari masyarakat Koto Laweh, Kecamatan Koto Besar menyatakan menerima apabila dilakukan karantina mandiri dan juga sudah disiapkan tim yang melayani.


dr Rahmadian

Menurut dia sesuai protap Kementerian Kesehatan RI pasien Covid-19 gejala ringan atau secara umum kondisi kesehatan pasien baik dapat dilakukan isolasi secara mandiri. “Pasien R positif gejala ringan kerena kondisi fisiknya secara umum biak, tanpa gejala dan tidak juga indakasi untuk dirawat,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi arahan dari pemerintah dalam mempercepat memutus rantai penyeberan COVID-19 di Dharmasraya.

“Ini kasus ke dua, jadi masyarakat harus lebih waspada lagi, apabila keluar rumah gunakan masker, sering cuci tangan, jaga jarak, dan yang paling penting terlalu takut juga tidak boleh, intinya waspada dan patuhi imbauan pemerintah, tambah dia.eko