Harga Gula Pasir di Sawahlunto Naik Drastis, Pemilik Warung Kopi Mengeluh

488

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Harga gula pasir di Pasar Kota Sawahlunto mengalami kenaikan pekan ini sampai  menembus Rp21.000 perkilo.Padahal sebelumnya Rp20.000 bahkan awal Maret 2020  hanya Rp17.000 perkilo.

Kenaikan harga gula pasir tersebut, bagi Firmansyah (35) pemilik warung di Durian II yang kesehariannya penjual kopi dan gorengan mengaku, kenaikan harga gula pasir di pasaran ini juga berdampak pada mata pencahariannya.

Pasalnya, dia tidak bisa menaikkan harga kopi meski harga gula pasir sudah naik. Namun demikian, dia mengaku harus mengeluarkan modal tambahan untuk pembelian kebutuhan gula pasir di warungnya.

“Mau menaikkan harga kopi nggak berani, sudah standarnya harga kopi kan Rp5.000 rupiah segelas, dan Rp3.000 setengah gelas atau gelas kecil. Mau naikkan jadi Rp7.000 segelas tak enak sama pelanggan. Soalnya sudah ada pelanggan tiap hari ngopi di sini,” jelasnya Sabtu (4/4/2020).

Keluhan yang sama disampaikan Nina (39) pemilik warung dikawasan Taman Lapseg Ombilin. Walaupun harga guna naik, kami tak sampai menaikan harga kopi atau teh manis kepada pelanggan.

“Harapannya ke pemerintah agar diturunkan, ke standar normal lah, kalau tidak sampai Rp15.000 atau sekitar Rp17.000 kembali per kilogram. Apalagi kondisi saat antisipasi mewabahnya Corona saat ini, pelanggan agar berkurang, ” sebut Nina.

Sebelumnya, pantauan media di Pasar kota Sawahlunto Jumat (3/4/2020) harga gula pasir mengalami kenaikan dari Rp20 ribu per kilogram menjadi Rp21 ribu per kilogram.

Menurut beberapa pedagang, kenaikan gula pasir disebabkan pasokan menurun. Hal itu memicu kenaikan harga di tingkat distributor. “Kemarin (Rabu, 1/4) harga gula pasir masih Rp20.000 per kilo. Namun hari ini sudah Rp21.000,” sebut Rusdian, salah seorang pedagang bahan kebutuhan pokok di pasar tersebut.

Staf Pendata Harga Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Kota Sawahlunto Titin Karmely mengakui terjadinya kenikan harga gula pasir. “Dari harga awal Rp17 ribu per kilogram, naik menjadi Rp20 ribu. Sekarang naik lagi menjadi Rp21 ribu per kilogram,” jelasnya.tumpak