Wabup Arrival Boy Serahkan BLT-DD Tahap I di Nagari Tanjung Kecamatan Koto VII Sijunjung

696

Wakil Bupati Sijunjung Arrival Boy serahkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) dampak Covid-19 tahap I di Nagari Tanjung, Kecamatan Koto VII, Sijunjung, Rabu (13/5/2020).

JURNAL SUMNAR | Sijunjung – Setelah Bupati Yuswir Arifin, Wakil Bupati Sijunjung, Sumatera Barat, Arrival Boy juga turut serta menyerahkan bantuan langsung tunai dana desa (BLT-DD) bagi penerima dampak Covid-19 tahap I di Nagari Tanjung, Kecamatan Koto VII, Sijunjung, Rabu (13/5/2020).

“Pada prinsipnya, kita tahu bahwa jumlah penerima bantuan ini dari latar belakang yang bermacam-macam, ada dari Kementerian Desa (Kemendes), Kemensos, PKH, prakerja, dan lain-lain. Yang hari ini kami serahkan dari Kemendes, berarti kedepannya masih ada bantuan-bantuan lain,” ucap Wakil Bupati Sijunjung.

Setiap keluarga penerima BLT, terang Arrival Boy, memperoleh bantuan senilai Rp600 ribu per bulan yang dibayarkan selama tiga bulan. Sehingga jumlah yang diterima total Rp1,8 juta. BLT-DD tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk membeli kebutuhan selama Ramadan dan semoga dapat meringankan beban ekonomi warga yang terdampak Covid-19.

“Dari jumlah kuota yang ada sekitar lebih kurang 63.000, sampai hari ini jika dihitung masih ada 8.000-11.000 lagi dari nagari yang ada. Kalau seandainya memang itu mesti kami berikan lagi, Pemkab sudah menyiapkan cadangan Rp18 miliar hinga Rp22. Kami juga sedang menunggu data berikutnya dari nagari yang dicocokkan, nanti dari data penerima yang sudah ada, dan itu yang akan berikan ke depan,” ujarnya.

Wakil Bupati Sijunjung juga berharap, kepada penerima bantuan dampak Covid-19 ini agar mampu mengelola keuangannya, jangan menghambur – hamburkan bantuan yang sudah diterima, dan beranggapan bahwa besok akan ada bantuan lagi.

“Perlu dicatat bahwa bagi yang telah menerima bantuan, maka tidak boleh menerima bantuan ganda. Jadi, kami berharap juga kepada warga untuk melatih kejujuran dan keikhlasan, agar dapat memberikan kepada yang lain,” pungkasnya. then