JMSI Minta Polda Sulbar Ungkap Pembunuhan Wartawan “Demas Liara” Kabardaerah.com

JURNAL SUMBAR | Jakarta – JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) Pusat mengutuk keras tindakan sadis hingga mengakibatkan kematian Demas Liara, wartawan kabardaerah.com, Kamis dini hari, 20 Agustus 2020 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi JMSI Pusat, Novermal Yuska dalam pernyataan persnya meminta Polda Sulbar melakukan penyilidikan motif pembunuhan Demas. Dan, kepada semua organisasi wartawan dan media di Sulbar, terutama media tempat Demas bekerja, agar bersama-sama membantu memberikan informasi ke Polda untuk memudahkan kasus ini diungkap.

Menurut Novermal, kekerasan terhadap pekerja pers, apa pun bentuknya tidak bisa dibenarkan. Sebab bila wartawan melakukan pelanggaran hukum di luar tugas kewartawanannya, yang bersangkutan bisa dilaporkan ke pihak berwajib. Sedangkan bila kesalahan dalam pemberitaan bisa melakukan hak jawab atau pengaduan langsung ke Dewan Pers. Tidak dengan cara-cara kekerasan.

“Kami berharap Polda Sulbar dapat mengungkap kasus ini dan menghukum pelaku dan aktor intelektualnya. Dari informasi yang kami terima, kasus ini by design”, kata Novermal.

Terakhir, walaupun belum mengetahui secara persis motif pembunuhan Demas, Novermal mengingatkan rekan-rekan wartawan agar dapat membaca kondisi saat membuat dan menyiarkan sebuah berita dan menghindar atau menunggu momen yang tepat untuk menyiarkannya bila sudah mengancam keselamatan diri. Ditambahkan, JMSI dalam kongres pertama September nanti akan membuat peta potensi kekerasan bagi wartawan dan solusinya.

Diketahui, korban pamit dari rumah dusun Marga Mulya, Desa Bambadaru, Kecamatan Tobadak pada tanggal 17 lalu menuju Pasangkayu dan mengikuti touring (Club Motor) ke Palu.
Setelah perjalanan pulang mendapat musibah ditemukan tergeletak di Jalan Trans Sulawesi Dusun Salubijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa kabupaten Mamuju Tengah. [JMSI]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.