Unand Masuk Klaster 1 dan 20 Top Indonesia, UNP Tertinggal di Urutan 60 Klaster 3

2618

JURNAL SUMBAR | Padang — Universitas Andalas yang masuk klaster 1 perguruan tinggi di Indonesia berhasil masuk 20 top PT Terbaik di Indonesia. Sementara Universitas Negeri Padang (UNP) yang digadang-gadang salah satu universitas berkelas Asia ternyata berada di klaster 3 dan berada di urutan 60 dikelasnya.

Hal itu pun tak jauh beda dengan klaster 3 lainya yang ditempati Universitas Bung Hatta, dimana UBH pada klasterisasi tahun 2020 yang dikeluarkan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud tahun 2020 berada di urutan 83.

Pada klasterisasi tahun 2020 ini, Dirjendikti Kemendikbud, Prof Nizam mengatakan indikator yang digunakan untuk menilai kinerja perguruan tinggi pada aspek input antara lain persentase dosen berpendidikan S3, persentase dosen dalam jabatan lektor kepala dan guru besar, rasio jumlah dosen terhadap jumlah mahasiswa, jumlah mahasiswa asing, dan jumlah dosen bekerja sebagai praktisi di industri minimum 6 bulan.

Pada aspek proses terdapat 9 indikator yang digunakan antara lain Akreditasi Institusi, Akreditasi Program Studi, Pembelajaran Daring, Kerjasama perguruan tinggi, Kelengkapan Laporan PDDIKTI, Jumlah Program Studi bekerja sama dengan DUDI, NGO atau QS Top 100 WCU by subject, Jumlah Program Studi melaksanakan program merdeka belajar, Jumlah mahasiswa yang mengikuti Program Merdeka Belajar.

Sementara pada aspek output, terdapat empat indikator yang digunakan antara lain jumlah artikel ilmiah terindeks per dosen, kinerja penelitian, kinerja kemahasiswaan, jumlah program studi yang telah memperoleh Akreditasi atau Sertifikasi International. Sementara pada aspek outcome, terdapat lima indikator yang digunakan antara lain kinerja inovasi, jumlah sitasi per dosen, jumlah patent per dosen, kinerja pengabdian masyarakat, dan persentase lulusan perguruan tinggi yang memperoleh pekerjaan dalam waktu 6 bulan.

Pada kesempatan terpisah pengamat pendidikan tinggi Sumbar, Mawardi Azwar mengungkapkan bahwa klasterisasi perguruan tinggi tahun ini menjadi hal yang merisaukan bagi civitas akademika UNP. Pasalnya tahun ini UNP menempati klaster 3 itu pun hanya berada di urutan 60 yang kelasnya sama dengan UBH.

“Tahun ini memang tahun memprihatinkan bagi UNP. Hal ini menjadi bukti bahwa pimpinan UNP tidak mampu meningkatkan kualitasnya. Sulit untuk bersaing ditingkat di Asia apalagi internasional,” ujar Mawardi. (AG)