Terlihat Rutan Kelas IIB Sawahlunto melakukan pembinaan keagamaan pada warga binaannya
JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sawahlunto, Sumatera Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan keagamaan.
Kali ini, Rutan Sawahlunto bersama peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melaksanakan pembinaan baca Al-Qur’an bertajuk “Mengaji Sepanjang Usia”.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026 pukul 09.00 WIB, bertempat di Masjid At-Taubah Rutan Sawahlunto. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekhusyukan, di mana warga binaan dengan penuh kesungguhan mengikuti pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan didampingi langsung oleh peserta magang yang membimbing secara sabar dan telaten dalam membaca Al-Qur’an, mulai dari pengenalan huruf hingga pelafalan yang benar. Selain itu, kegiatan ini juga didampingi oleh staf pelayanan tahanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan yang baru mulai belajar membaca Al-Qur’an maupun yang telah mampu membaca namun masih terbata-bata. Peserta magang tampak antusias dan penuh semangat dalam mengajarkan serta membimbing warga binaan. Kehadiran mereka pun disambut dengan baik, di mana warga binaan terlihat senang, antusias, dan semakin bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran.
Kasubsi Pelayanan Tahanan, Arlen Gumanti Syam, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan positif yang harus selalu dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia berharap melalui kegiatan ini, warga binaan dapat terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta memperkuat keimanan sebagai bekal dalam menjalani kehidupan ke depan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan spiritual yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan. Selain itu, program ini juga menanamkan nilai bahwa belajar tidak mengenal batas usia, termasuk dalam mempelajari Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Suasana kebersamaan begitu terasa, tercermin dari interaksi yang hangat antara pembimbing dan warga binaan. Dengan adanya kegiatan “Mengaji Sepanjang Usia” ini, diharapkan warga binaan dapat memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya.rilis humas rusalrise



