JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Bencana alam kembali terjadi di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Akibat hujan deras sepanjang Sabtu (5/9/2020) sore, menyebabkan Sungai Batang Sumpuh, di Nagari Salantai, Kecamatan Sumpurkudus meluap dan puluhan hektar sawah warga porak-poranda tersapu banjir.
Tak hanya itu, sejumlah ruas jalan kabupaten di nagari itu pun terputus. Akibatnya, arus transportasi warga dari dan ke Nagari Silantai pun tak bisa terlewati.
<img src="https://jurnalsumbar.com/wp-content/uploads/2020/09/IMG-20200906-WA0017.jpg" alt="" width="1152" height="864" class="alignnone size-full wp-image-45675"
"Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (6/9/2020) pagi ini. Pemkab hendaknya segera turun tangan terutama mengantisipasi jalan yang terputus itu,"kata Antonio Oksa Mursil,SE anggota DPRD Sijunjung pada awak media, Minggu (6/9/2020).
Disebutkan Antonio, jalan Tamparungo – Sumpurkudus (Lontiak) juga mengalami dan Nagari Tamparungo juga banjir.

“Untuk itu ohon pada masyarakat untuk berhati², dan mohon pada pemerintah agar penanganan pasca bencana dapat segera ditindak lanjuti, dan kami juga ucapkan terima lasih pada tim Bpbd Kab Sijunjung Sumbar yg sudah turun 2 hri ini, semoga ini menjadi amal ibadah,”ucap politisi PKS itu.

“Kita berharap pembangunan insprastruktur di Kecamatan Sumpurkudus bisa membawa dampak baik dan bukan hanya sekedar pembangunan saja. Kita harus pertimbangan segala aspeknya juga, jangan sampai insprastruktur dibangun malah membuat petaka baru,”tandas Antonio.ius

Untuk bisa melewati jalan kabupaten itu, sejumlah warga pun membuat akses jalan seadanya. ius