Di Pesantren Thawalib Tanah Datar, Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan Pembelajaran Online

85

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Bertempat di ruang majelis guru Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau Simabur Batusangkar, tim pengabdian masyarakat Politeknik Negeri Padang yang terdiri dari Dr. Nurul Fauzi SE MM Ak, Irda Rosita SE. MEc Dev dan Dr. Iis Ismawati mengadakan pelatihan pembelajaran online bagi guru-guru Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah di Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau Simabur Batusangkar.

Pelatihan ini sebagaimana yang disampaikan ketua tim Dr. Nurul Fauzi bertujuan untuk membantu guru-guru Pondok pesantren Thawalib Tanjung Limau dalam menggunakan berbagai platform pembelajaran online selama masa pandemi covid 19 ini. Pelatihan ini dilakukan sebagai tindak lanjut diskusi yang telah dilakukan tim pengabdian PNP dengan pimpinan Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau Yonnedi Spd., M.Ag sebelumnya.

Pelatihan ini diikuti lebih kurang 25 orang guru-guru yang bernaung dibawah Yayasan Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau. Model pelatihan tidak hanya berupa penjelasan materi tetapi juga praktik langsung dan pendampingan dalam menyiapkan bahan ajar, menyiapkan kelas dengan menggunakan Google Class Room, membuat dan menilai evaluasi belajar santri dengan google form, penggunaan fasilitas belajar interaktif google meet dan lain-lain.

Selama pelatihan terlihat antusiasme dari para peserta pelatihan karena ternyata banyak kemudahan-kemudahan yang bisa didapat dengan menggunakan platform-platform pembelajaran online yang tersedia secara free tersebut. Hal ini dirasakan memberikan dampak positif bagi para guru dalam melangsungkan proses belajar mengajar selama pandemic.

Pada akhirnya hasil evaluasi tim pengabdian PNP bersama Pimpinan Pondok Pesantren Thawalib Tanjung Limau dapat disimpulkan, pelatihan ini mampu meningkatkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik guru-guru peserta pelatihan dalam hal berikut yaitu (1) pemahaman tentang model pembelajaran remote learning, (2) peningkatan motivasi untuk lebih adaptif terhadap tuntutan era digital dan antisipasi mitigasi dampak Covid-19, (3) kemampuan mengelola Learning Management System menggunakan Google Class Room, (4) membuat alat assessment online yang beragam untuk santri menggunakan Google Form dan (5) melakukan model pembelajaran synchronous menggunakan media Google Meet. (Ipai)