Suasana jalan yang kosong di Bukit Bintang di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (18/3/2020). The jalan raya di Malaysia menjadi sepi setelah pemerintah mengumumkan penguncian nasional selama dua minggu. Bloomberg
JURNAL SUMBAR | Jakarta – Malaysia akan kembali melakukan lockdown total selama dua minggu, mulai dari 1 Juni hari ini (Selasa-red) hingga 14 Juni 2021 mendatang.
Kantor Perdana Menteri pada Jumat (28/5/2021) lalu mengumumkan langkah untuk penguncian wilayah itu diambil setelah Malaysia mencatat record kasus Covid-19 sepanjang masa sebanyak 8.290 kasus.
“Semua sektor tidak diizinkan untuk beroperasi selama fase pertama penguncian kecuali untuk sektor ekonomi dan jasa yang penting,” kata pernyataan itu.
Keputusan itu diambil Dewan Keamanan Nasional dalam rapat khusus yang diketuai oleh Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin pada Jumat (28/5/2021) lalu.
Pernyataan itu menambahkan bahwa keputusan itu dibuat setelah Malaysia melewati angka 8.000 dalam kasus dan infeksi aktif telah mencapai jumlah 70.000 kasus yang mengejutkan.
“Ada total 2.552 kematian pada hari ini dan terus meningkat. Munculnya beberapa varian baru yang ganas dengan tingkat infektivitas yang lebih cepat dan lebih tinggi juga mempengaruhi keputusan ini,”seperti dikutif bisnis.com.
“Lonjakan kasus harian baru-baru ini juga menyebabkan kapasitas rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19 secara nasional, semakin berkurang.” sumber; bisnis.com