Hari Ini, Wagub Sumbar Lakukan Grand Opening Pertashop Palangki Sijunjung

304

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Pada Kamis (22/7/2021) ini, Wakil Gubernur Sumbar, Ir. Audy Joinaldy, S.Pt, M.Sc, M.M, IPM, ASEAN.Eng, melakukan Grand Opening Pertashop di Palangki, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung.

Dalam Grand Opening itu Wagub didampingi Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si dan Wabup H. Iraddatillah, S.Pt. Dalam kegiatan itu juga sekaligus meresmikan kantor Masese Group (Manajemen Usaha Pertashop) yang tak jauh dari lokasi pertashop berdiri.

“Grand Opening ini, kita mohonkan dilakukan Wagub, memanfaatkan momentum Bapak Wagub sedang berkantor di Sijunjung. Karena situasi pandemi, beliau tidak ngantor di Gubernuran tapi Work From Sijunjung.

Maka manajemen meminta pak Wagub yang lakukan grand openingnya. Tentu semangatnya kita meminta dukungan beliau pada kegiatan ini. Karena beliau sangat konsen dengan enterpreuner baru dan memberdayakan UMKM serta usaha-usaha ekonomi kretatif,”kata H.Hidayatullah,Lc., MA, selaku owner dan penelola usaha.

Dikatakannya, secara sederhana, Pertashop tersebut merupakan lembaga penyalur dari Pertamina yang disiapkan untuk melayani konsumen yang selama ini belum terlayani oleh lembaga penyalur BBM, seperti SPBU.

Section Head Communication & Relations Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V, Ahad Rahedi menyebut Pertashop ini sebagai SPBU versi lebih sederhana (baca; kompas).

Uniknya pertashop yang didirikan di palangki tersebut mengusung value “bisnis-amal”. Keuntungan dicari amal juga cari, bisnis dunia akhirat.

“Pertama, karena manajemen melibatkan pemilik tanah bahagian dari usaha. TIdak dengan pola sewa dan jual beli. sehingga pemiliK juga merasakan keuntungan yang diprediksi lebih besar dan terus menerus, lebih untung dari pola jika lahan dijual atau disewakan. Sehingga ekonominya juga terangkat dan ada rasa memilikinya tinggi,”sebutnya.

“Kedua, sebahagian dari hasilnya di donasikan kepada pesantren. Pogram amal ini, menyambut program pertaMES yang di launching belum lama ini (4 Juni 2021) oleh MES Pusat yang disaksikan langsung Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Sebagai informasi, Ketua Umum Pusat saat ini Erick Tahir mentri ESDM, ketua Pengurus Wilayah Buya Mahyeldi (Gubernur Sumbar dan Ketua Pengurus Daerah Sijunjung Ito Hadi Sista sebelumnya Buya Hidayatullah,” tambahnya.

Disebutkannya, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan untuk mengembangkan dan mempercepat penerapan sistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. MES menjadi wadah yang inklusif dalam menghimpun seluruh sumber daya yang ada dan membangun sinergi antar pemangku kepentingan

Program pertames adalah program bisnis pertashop menunjang pemberdayaan pesantren.

Skema sederhananya dana pesantren bisa dijadikan modal,atau lembaga keuangan memberikan modal pada pesantren untuk membuka usaha bisnis pertashop dengan di dampingi MES.

“Halnya di Palangki ini, bentuknya adalah pengurus MES dan pesantren sama sama mencarikan pihak ketiga, tanpa hutang. Pengurus pesantren bersama sama mengurus dan mendirikan degan modal pihak ketiga didampingi ketua MES. Pesantren diberikan persentase penghasilan oleh pertashop”.

H.Hidayatullah, Lc

“Tujuan dan maksudnya adalah backup dan dukungan pada pesantren. sehingga pesantren semakin mandiri kedepannya. tidak saja mengandalkan iuran dan pungutan dari orang tua santri. Demikian pola dan rencana yang akan kita kembangkan terus kedepan. membuka badan badan usaha lebih banyak dengan berbagai bentuknya,”imbuh Ketua BasNaz Sijunjung itu.

“Ini belajar dan mencontoh al-azhar mesir, yang kuat dan kokoh karena punya badan usaha, demikian juga muhammadiyah di indonesia dan banyak lembaga pesantren atau dakwah yang sudah menjalankan dan kuat dengan pola ini. Di Palangki sudah berdiri 5 tahun ini pesantren Ar-Rahman dibawah Yayasan An-nabawy. Sudah meluluskan 2 angkatan. Selain itu, juga ada TK dan SD Islam Terpadu. Didirikan oleh beberapa alumni Al-Azhar mesir. bertekad untuk bisa menjadi lembaga pendidikan keagamaan , melahirkan bakal calon/kader ulama.
perkembangan bagus. kedepan kita berharap lebih bagus lagi. kendala terbesar tentu pendanaan. disatu sisi harus membiayai operasional disisi lain harus terus bisa membangun sarana prasarana yang layak,”paparnya.

Pengurus yayasan yang terdiri dari Ust H.Hidayatullah,Lc., MA,Syukri Rahmad,Lc,MH, Doni Saputra,Lc. MH, Rafqi Amin, MA, semuanya adalah alumni timur tengah. Bertekad pulang kampung membangun kampung.
berbekal ilmu, pengalaman dan semangat sejak mendirikan sampai sekarang memutar otak dan strategi agar pesantren berjalan dan maju.
mencari donatur, sumbangan dan usaha. sehingga tak ada alasan anak anak santri tidak sekolah karena ketiadaan biaya.

Tak dapat dipungkiri, kata Hidayatullah, ada banyak santri santri dari keluarga kurang mampu. Ditambah lagi dengan badai pandemi yang tak dapat dihindari punya efek pada ekonomi masyarakat.

“Pak Wagub Sumbar adalah donatur tetap Yayasan. Alhamdulillah, setiap bulan, beliau mengirimkan sejumlah dana untuk membantu uang sekolah beberapa anak ditingkat S, kata beliau sampai tamat. Semoga sukses dan berjaya,”ucapnya. ius