GP Ansor Mendidik Kader Rasional

150

JURNAL SUMBAR | Pessel – Melahirkan kader yang disiplin, energik dan rasional bukan perkara mudah, tapi butuh proses yang panjang.

“Tak ada yang bisa dilakukan secara instan, termasuk membentuk kader GP Ansor yang militan, yang membumi dan bermanfaat bagi ummat, dan yang paling penting rasional” ujar Pimpinan Wilayah GP Ansor Sumatera Barat, Dr. Rahmat Tengku Sulaiman, S.Sos., M.M.

Hal itu disampaikan oleh Rahmat saat menjadi pembina upacara pembukaan pelatihan Diklat Tingkat Dasar (DTK) Gerakan Pemuda Ansor yang berlokasi di amphi theater, Mandeh Tarusan, Jumat, 28/02.

Ulama muda yang juga Ketua Baznas Padang Pariaman itu meminta kepada seluruh peserta untuk kembali memperbaharui nawaitu ikut DTD itu.

“Perlu kejelasan niat, karena nanti baju Banser yang dipakai bukan untuk gagah-gagahan, karena ada aturan ketat penggunaannya, tak boleh sembarangan” tukuk Tengku Sulaiman.

Sementara itu Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekobang dan Keuangan, Wendi menyampaikan apresiasi Pemda atas kegiatan yang diadakan di Kawasan Mandeh.

“Para peserta yang datang dari Sumbar dan Jambi, selamat menikmati keindahan Wisata Mandeh” ujarnya.

Selanjutnya, Wendi menjelaskan bahwa seluruh elemen termasuk pemuda punya andil yang besar terhadap pembangunan karakter bangsa.

“Bagaimana komunisme bisa ditumpas di Jawa Timur dan Jawa tak lain karena kekuatan nahdiyin” sebutnya.

Maka, menurut Wendi elemen bangsa yang ada, NU, Muhammadiyah, Perti, dan organisasi besar lainnya akan tetap menjadi penjaga karakter bangsa yang kuat, menjaga NKRI dan menjadi yang terdepan dalam membangun ummat.

“Semoga kita semua anak bangsa ini diberi kekuatan, dan kekompakan dan melalui setiap persoalan yang ada, terutama yang ada dilingkungan kita.” ujarnya.

Wendi meyakini diantara peserta yang ada suatu saat akan menjadi motor bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Akan ada yang jadi anggota legislatif, menjadi pimpinan eksekutif atau pimpinan ormas, maka dimanapun, Indonesia adalah kita, berbeda warna tak masalah” tutupnya.

Pembukaan DTD GP Ansor juga dihadiri Kakan Kemenag Pessel, sejumlah pimpinan Parpol, Forkopimca Tarusan, dan para sesepuh NU Pesisir Selatan.

Diklat akan berlangsung hingga hari Minggu dan akan dilatih sejumlah instruktur pengkaderan tingkat nasional GP Ansor.rilis/rd