SOTK Tuntas, Mutasi Jilid III Segera Bergulir di Sijunjung, Ini Dia Nama-nama yang Bakal Tergeser

1949
CAIR - Pemkab Sijunjung segera mencairkan dana TPP ASN

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Reshufle “Kabinet Bupati-Wabup, Benny Dwifa Yuswir – Iraddatillah” dilingkup Pemkab Sijunjung, Sumatera Barat, segera bergulir. Sejumlah nama-nama pejabat yang kemungkinan tergeser mulai terhendus “badai” mutasi.

Hal itu menyusul telah tuntasnya penyusunan struktur organisasi tata kerja (SOTK) dilingkup Pemkab Sijunjung, Sumatera Barat.

“Yaa, alhamdulillah, penyusunan SOTK-nya sudah tuntas,”kata sumber yang layak dipercaya pada Jurnalsumbar.Com, Senin (24/1/2022) singkat.

Dengan telah tuntasnya pembahasan SOTK itu, maka memperkuat pelaksanaan mutasi jilid III segera bergulir.

Bupati-wabup Sijunjung, Benny-Radi

Bahkan, usai melantik ratusan pejabat fungsional dilingkup Pemkab Sijunjung. Pada Senin, (3/1/2022) lalu, Bupati-Wabup Sijunjung, Sumatera Barat, Benny Dewifa Yuswir-Iraddatillah (Benny-Radi) pun telah memanggil puluhan pimpinan OPD dilingkup pemkab setempat.

Saat itu, bak gaya reshuffle yang dilakukan presiden dalam merombak “kabinet” nya, melalui salah seorang ajudannya, Bupati Benny memanggil para “pesuruhnya” itu untuk datang ke “rumah bagonjong” kantor bupati setempat.

Perombakan “kabinet” mutasi dan rotasi serta promosi jabatan adalah suatu peristiwa di mana kepala pemerintahan memutar atau mengganti komposisi pimpinan OPD dalam kabinetnya. Biasanya perombakan kabinet dilakukan dengan memindahkan seorang pimpinan OPD dari satu posisi ke posisi yang lain

Untuk diketahui, pemanggilan kala itu ada juga yang terkaget-kaget atas panggilan sang bupati yang dinilai mendadak— via telepon selular salah seorang ajudannya ketika itu.

Salah seorang pejabat yang enggan disebut jatidirinya, mengakui membahas soal akan adanya reshuffle.

“Pembicaraannya bagus, tak ada yang khusus, namun jika ada yang ingin pindah, sampaikan saja,”kata salahseorang pimpinan OPD sangat simpatik apa yang disampaikan bupati.

Bahkan pada apel perdana Senin (3/1/2022) lalu itu, Bupati Benny yang didampungi Wabup Iraddatillah juga menyinggung soal reshuffle. Bahkan bupati menegaskan agar para pejabatnya tak usah cari-cari swaka.

“Tak usahlah cari-cari swaka, tunjukan saja kinerja,”kata bupati dihadapan peserta apel kala itu seperti disampaikan beberapa ASN mengutif kalimat bupati.

Belum lama ini, disaat pembahasan konsultasi publik rencana pembangunan Kabupaten Sijunjung kedepan di Gedung Pancasila Muaro yang disiarkan langsung via zoom meting, alumni IPDN itu juga menyinggung soal mutasi, rotasi dan promosi jabatan. Beeikut simak apa yang disampaikan bupati.

Konsultasi Publik, Ini Perencanaan Pembangunan Sijunjung Kedepan

“Mutasi dan rotasi segera kita laksanakan,”ucap putra dari Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin (periode 2010-2015, 2015-2020-red) itu.

Rencana reshuffle tersebut sudah menjadi rahasia umum. Bahkan mutasi tak lagi jadi momok dan ditakuti. Karena, jauh-jauh hari bupati telah menyampaikan akan adanya mutasi, rotasi dan promosi jabatan. Selain itu, juga diperkuat dengan telah dilaksanakannya assesmen uji kelayakan dan kepatutan bagi calon pimpinan OPD. Mutasi tersebut akan melanda pejabat esselon II dan III dilungkup Pemkab setempat.

“Kalau saya dan tiga kadis lainnya dipanggil kisaran pukul 13.30 WIB. Bupati memaparkan akan ada mutasi selanjutnya. Untuk itu jangan ada yang kecewa kalau tak menjabat. Bagi yang mau pindah atau ingin jadi fungsional sampaikan saja, jangan sampai hubungan kita rusak akibat mutasi ini,”ucap salah seorang pejabat menirukan apa yang disampaikan bupati kala itu.

“Tak ada tanyajawab, cuma yang disebut, yang ikut asessmen ada 50 orang, sedangkan jabatan ada 26 orang, otomatis ada yang tak dapat jabatan,”tambah sumber itu lagi menirukan apa yang disampaikan bupati.

“Ya, pasti ada yang nonjob kok, tapi bagi yang mau jadi fungsional akan diberi kesempatan juga,”ucap pejabat itu yang siap menerima keputusan bupati.
Informasi yang berhasil dihimpun Jurnalsumbar.Com, jabatan eselon II yang kosong staf ahli (tiga orang), asisten 1 memasuki masa purnabakti dan jabatan asisten 2 juga dikabarkan kosong lantaran pejabat sebelumnya mengajukan mengundurkan diri faktor kesehatan. Begitu juga jabatan kepala BKPSDM juga bakal kosong lantaran pejabatnya dikabarkan mengundurkan diri faktor kesehatan.

Terkait hal itupun tak ditampik Wabup Sijunjung, H. Iraddatillah,S.Pt. “Ya, benar, seluruh pimpinan OPD dipanggil. Jangan karena mutasi hubungan kita rusak. Logikanya, 50 yang ikut assesmen dan OPD yang ada hanya 26 OPD. Ya, pastilah ada yang Nonjob. Diantaranya, ada wajah baru yang dipanggil juga,”kata Wabup penuh canda ketika itu.

“Pemred Jurnalsumbar.Com, pasti sudah taulah, pura-pura nanya pula, haa…haa,”canda Wabup via telepon selularnya, Senin (3/1/2022) sore lalu yang mengaku tengah bermain dengan putranya.

Kabarnya, nama-nama pimpinan OPD yang bakal diganti dan digeser pun mencuat. Di antaranya nama Rizal Efendi (Kadis Kominfo) bakal bergeser keposisi lain, begitu juga nama Budi Syafarman (Kadis PUPR), Riki Mainaldi Neri (Kadis Perkim LH), Khamsiardi (Kadis PMN), Ir. Ronaldi (Kadis Pertanian), Nizam Ul Muluk (Kadis Pangan dan Perikanan), Sukri (Kepala BKP SDM) Welfiadril (Kepala Inspektorat), Ezwandra (Kadis Kesehatan), Hasmizon (Sekwan) dan sejumlah pejabat lainnya termasuk pejabat esselon III dikabarkan juga akan bergeser.

Bahkan ada diantara pejabat esselon III akan dipromosi menjabat esselon II. Sebut saja, nama Kakan Kesbangpol Limas David Ronaldo disebut-sebut akan menjabat sebagai Kadis Kominfo.

Bahkan nama-nama pejabat yang akan menduduki posisi baru dalam reshuffle kabinet Benny-Radi sudah “dikantong” Bupati Benny Dwifa Yuswir.

“Secepatnya mutasi dilaksanakan agar tidak mengganggu pekerjaan. Lebih cepat lebaik. Tunggu saja, in sha segera dilaksanakan,”kata Wabup Iraddatillah ketika itu.

Informasi yang diterima Jurnalsumnar.Com, reshuffle kabinet Benny-Rad itu dikabarkan akan dilaksanakan dalam pekan ini.

“Bisa saja pada Jumat (28/1/2022-red) depan atau paling lambat bulan Januari 2022 ini, tapi itu semua tergantung bupati, kapan saja bisa dilakukan. Bisa jadi, bupati bikin supresi,”tambah sumber lainnya menganggap mutasi bukanlah hal yang tabu.

Menurut info, reshuffle yang dilaksanakan Pemkab Sijunjung itu, untuk mendudukan kabinet kerja. “Kabinet Benny-Radi harus punya dedikasi dan etos kerja yang baik dan loyal terhadap pimpinan dan bisa melaksanakan visi-misi bupati,”tambah sumber. ius