Di IV Nagari Sijunjung, Ditemukan 149 Kasus Stunting dan 1.927 Orang Beresiko Stunting

288

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Gawat, ternyata di Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, ditemukan 149 kasus stunting dan 1.927 orang beresiko stunting.

Hal itupun tak ditampik Kepala Puskesmas (Kapus) Muaro Bodi, dr. Rahmi Fadhilla.

“Ya, di Kecamatan IV Nagari memang ada 149 kasus stunting dengan persentase mencapai 13,5 persen kasus stunting,”kata dr. Rahmi Fadhilla kepada Jurnalsumbar.Com, Senin (23/5/2022) sambil menunjukan data kasus stunting itu.

Tak hanya itu, warga yang beresiko stunting di Kecamatan IV Nagari itupun mencapai 1.927 orang.

 

Hal itupun dibenarkan Koordinator PKB Kecamatan IV Nagari, Jailani. “Dari hasil rekapitulasi data keluarga, ditemukan 1.927orang beresiko stunting di Kecamatan IV Nagari,”ungkap Jailani kepada Jurnalsumbar.Com, Senin (23/5/2022) sambil memperlihatkan datanya.

Ezwandra Kadis Kesehatan

Kepala Dinas Kesehatan Sijunjung, drg.Ezwandra, yang dimintai ditanggapan sedang tak berada di tempat. Ia mengaku sedang menuju Jakarta dalam urusan DAK.

“Pada Jumat lah saya jelaskan. Sesudah jumatan saya beri keterngan,”katanya singkat melalui telepon selularnya, kepada Jurnalsumbar.Com, Senin (23/5/2022).

Ternyata, Di Nagari Padangsibusuk Sijunjung Juga Ditemukan 12 Bayi Balita Beresiko Stunting

Masih tak percaya ada kasus stunting? Ketua Forum Kabupaten Sijunjung Sehat, Fajar Satrian,SE, mengherankan atas banyaknya warga beresiko stunting dan adanya kasus stunting.

Ketua Forum Kabupaten Sijunjung Sehat, Fajar Seftrian

“Ini tanggungjawab Dinas Kesehatan dan ini tak bisa dibiarkan begitu saja. Mencegah akan lebih baik dari mengobati. Kadis Kesehatan harus terbukalah, kini era keterbukaan,”tandas Fajar.

Camat IV Nagari Ayu

Camat IV Nagari, Ayu Boni, memyebutkan, kalau untuk stunting di Kecamatan IV Nagari pihaknya sudah melaksanakan langkah-langkah.

“Kita sudah melaksanakan langkah-langkah percepatan penurunan stunting di tahun 2022 ini. Dimulai dari upaya pencegahan dimasa pra nikah sampai ke masa 1.000 hari pertama kelahiran.
Alhamdulillah untuk komitmen kerja dari seluruh elemen mulai dari Pemerintah Kecamatan, Puskesmas Muaro Bodi, Balai Penyuluh KB IV Nagari, KUA Kecamatan IV Nagari dan seluruh Pemerintah Nagari sangat berkomitmen untuk menjalankan langkah-langkah cepat untuk pencapaian target penurunan stunting di Kecamatan IV  Nagari khususnya,”papar camat.

Terkait soal tersebut, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir,S.STP, M.Si, akan segera membahasnya.

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si

“Masalah ini masalah kita bersama dan bukan hanya Dinkes saja,”ucap Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir kepada Jurnalsumbar, Minggu (22/5/2022) via telepon selularnya.*