Terkait Aksi Demo Perawat di RSUD, Bupati Sijunjung Angkat Bicara, Ini Penjelasannya

1162

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Terkait aksi petugas medis di RSUD Sijunjung mengenai sejumlah kebijakan yang ada, Pemkab Sijunjung akan mengambil sikap tegas agar persoalan di RSUD Sijunjung segera dituntaskan.

Hal itu disampaikan langsung Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, pihaknya segera melakukan evaluasi terhadap RSUD secara menyeluruh, termasuk mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan RSUD Sijunjung pun tak dipungkiri.

Tanggapan Bupati Benny itu disampaikan lewat Dinas Kominfo Sijunjung, Ini rilis lengkapnya;

 

“Kita sudah sering mendapat pengaduan tentang RSUD ini, bahkan saya (bupati) bersama Pak Wabup sudah dua kali melakukan Sidak kesana, menanggapi pengaduan yang masuk. Kami sudah tekankan agar RSUD harus berbenah, baik secara internal maupun pelayanan kepada masyarakat,” tutur Bupati Sijunjung.

Namun, tetap saja sekelumit persoalan terus muncul dari RSUD Sijunjung. “Memang beberapa pembenahan sudah mulai dilakukan, tapi tetap saja ada persoalan yang muncul sehingga kembali menimbulkan image yang kurang bagus dari masyarakat terhadap RSUD,” sebut Bupati.

Diduga tak Transparan Soal Jasa Medis, Manajemen RSUD Sijunjung Didemo Puluhan Perawat

 

Pemkab Sijunjung tak segan untuk mengambil langkah tegas, demi pembenahan RSUD Sijunjung yang lebih baik. “Kita akan evaluasi kembali. Meski sebelumnya sudah beberapa kali dilakukan, termasuk mutasi dan rotasi akan segera kita lakukan,” tegas Benny Dwifa.

Pihaknya mengakui bahwa pembenahan masih menjadi PR bersama, terutama untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang maksimal.

“Kita membutuhkan orang-orang yang serius dan mampu serta mau berlari kencang untuk membangun Sijunjung. Kita harus berbenah dan berubah demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, sehingga kemajuan daerah yang kita cintai ini bisa terwujud. Kalau tidak bisa berubah ke arah yang lebih baik, tentunya akan kita lakukan evaluasi kinerja secara berkala,” pungkas Bupati Sijunjung Benny Dwifa.rilis/dinas kominfo