Yayasan Taratak Jiwa Hati Imbau Penderita HIV Aids Tidak Menyembunyikan Penyakitnya

229

JURNAL SUMBAR | Padang – Tindakan-tindakan menyembunyikan status penyakit tidak boleh dibiarkan begitu saja. Untuk itu, Yayasan Taratak Jiwa Hati menghimbau warga masyarakat Sumatera Barat untuk tidak mengeliminir penderita HIV Aids yang berada dilingkungannya.

“Bagi penderita HIV Aids berusahalah untuk memperoleh perawatan yang semestinya serta tidak ada gunanya menyembunyikan status penyakitnya. Karena menyembunyikan penyakit itu memperburuk keadaan, membuat penyakit yang tadinya dapat dikendalikan menjadi semacam “hukuman mati” bagi para pengidapnya dan membuat penyakit ini makin meluas penyebarannya secara terselubung,” Tutur Ketua Yayasan Taratak Jiwa Hati, Khaterina Wellong, Skm, Mars kepada media ini, Selasa siang (24/5/2022) ditengah kesibukannya di Rs. Dr. M. Jamil Padang.

Upaya penanggulangan HIV dan AIDS, kata Khaterina Wellong, tidak berarti mengabaikan atau harus menjauhi apalagi sampai melakukan stigma dan diskriminasi terhadap para pengidapnya, tetapi membutuhkan pendampingan terhadap para penderita HIVAids ini dengan memberikan kegiatan kegiatan positif. “Proses pengobatan lanjutan bagi Penderita HIV Aids tersebut mengikutsertakan mereka dalam aktifitas sosial kegiatan apa saja ditengah masyarakat,”terangnya.

Menurut Wellong, ditengah masyarakat masih terasa adanya stigma negatif terhadap penderita HIV Aids ini.

“Kami pengurus Yayasan Taratak Jiwa Hati ini, berusaha memberikan pendampingan terhadap para penderita HIVAids ini dengan memberikan kegiatan kegiatan positif baik dalam bentuk pelatihan keterampilan maupun kegiatan edukasi agar penderita senantiasa menerapkan pola hidup sehat,” paparnya.

Menjawab pertanyaan media ini, Wellong yang juga pengurus DPD PPNI Sumbar ini mengungkapkan bahwa setiap tahun selalu ada peningkatan jumlah penderita HIV Aids di Sumatera Barat.

Saat ini dalam pantauan yayasan Taratak Jiwa Hati penderita HIV Aids sekitar 1200 orang penderita. Dari jumlah itu 900 orang penderita dalam pendampingan yayasan dengan terapan pola Sebaya.

Khaterina Wellong berharap para penderita HIV Aids ini juga menjaga pergaulannya ditengah masyarakat agar warga masyarakat yang lain tidak tertular virus HIV AIDS tersebut. agusmardi