Bupati Sijunjung dan PT. PGN Survei Potensi Gas Bumi blok Sinamar

236

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Bupati Sijunjung, Sumatera Barat, Benny Dwifa Yuswir S.STP,M.Si bersama Wakil Bupati dan Stake Holder terkait terus melakukan berbagai upaya dan trobosan untuk memaksimalkan produksi gas di Ranah Lansek Manih.

Tak percaya? Tengok saja, pada Kamis (25/8/2022), Bupati melakukan peninjauan serta survei lapangan terhadap potensi gas bumi yang dimiliki Sumur gas blok Sinamar di Jorong Batu Balang Kenagarian Limo Koto Kecamatan Koto VII bersama PT. Pertamina Gas Negara (PGN) Tbk yang merupakan Subholding Gas PT Pertamina (Persero).

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa menjelaskan, bahwa kunjungan dan survei lapangan oleh PT. Perusahaan Gas Negara Tbk merupakan tindaklanjut dari pertemuan dan pembahasan sebelumnya di Jakarta terkait pengembangan potensi Gas bumi yang dimiliki kabupaten Sijunjung dan mengupayakan agar PGN bisa menjadi solusi dalam mengelola potensi gas yang dimiliki oleh Kabupaten Sijunjung 

“Sebenarnya sudah ready semua, dalam artian sumurnya sudah ada dan tinggal gasnya dikeluarkan. Tentu untuk mengeluarkan gas harus ada demand. Sekarang ini demand-nya belum ada sehingga belum produksi. Jadi, kita harap PGN bersama PT. RBB bisa bersinergi dan pemerintah provinsi serta daerah bisa bantu mengalokasikan,” kata bupati termuda itu.

Berproduksinya gas dari Lapangan Sinamar, menurut Benny Dwifa sangat diperlukan untuk mendorong perekonomian masyarakat setempat dan membuka lapangan kerja baru, selain itu Pemkab Sijunjung juga akan memiliki pendapatan yang cukup besar dan bisa dimanfaatkan sepenuhnya untuk kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja bagi tenaga kerja daerah.

“Kalau gas ini bisa diproduksikan, berarti menjadi sumber pembiayaan pembangunan di Kabupaten Sijunjung, membuka lapangan kerja dan lapangan usaha lainnya serta dapat meningkatkan Pendapatan Asli daerah serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” tambah Benny.

Rencananya, Perusahaan Gas Negara (PGN) diarahkan untuk menjadi offtaker atau pembeli hasil produksi gas Lapangan Sinamar Blok South West Bukit Barisan yang dikelola oleh PT. Rizki Bukit Barisan yang akan segera memasuki tahap produksi.

Bahkan pihak PGN mengakui potensi gas yang ada di Sijunjung mencapai 10mm untuk satu struktur. Sedangkan Sijunjung memiliki sebanyak 11 struktur yang berpotensi besar. Melihat potensi yang ada, sebagai perusahaan negara yang mengelola gas hasil bumi dari hulu ke hilir, PGN berkomitmen agar potensi gas di Sijunjung bisa segera diproduksi.

Direktur Utama Perusahaan Gas Negara Tbk, Muhammad Haryo Yunianto didampingi tim saat meninjau lokasi sumur gas lapangan Sinamar mengakui bahwa potensi gas yang dimiliki Sijunjung cukup besar. Bahkan jika terealisasi dengan baik, gas di Sijunjung menjanjikan prospek yang bagus untuk daerah.

“Kami siap menerima sumber daya gas di Sijunjung, bahkan kita bersyukur ada tambahan volume potensi gas di Sijunjung. Memang potensi yang ada cukup besar. Pengelola juga sudah dapat izin produksi, bahkan untuk satu struktur saja bisa mencapai 10mm, dan Sijunjung punya beberapa struktur sehingga prospek cukup bagus,” ucapnya.

Meski demikian, pihak PGN mengatakan ada beberapa hal teknis yang perlu dibahas lebih lanjut dengan Pemkab Sijunjung dan pengelola.

“Kita mohon kerjasama dan dukungan dari seluruh pihak agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan Kita juga akan adakan pembahasan lebih lanjut nantinya, termasuk bagaimana teknisnya nanti sehingga proses produksi tidak ada terkendala. Kita akan pelajari nanti pemanfaatan dan produksinya seperti apa, namun yang jelas kita siap untuk membantu pengelolaan sumber daya gas di Sijunjung,” sebutnya.and/*