Wasit C3 ASKAB PSSI Pessel Gelar Pelatihan

250

JURNAL SUMBAR | Pesisir Selatan – Assosiasi Kabupaten (ASKAB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pesisir Selatan (Pessel) menggelar pelatihan wasit C3.

Pelatihan dijadwalkan 6 hari, mulai dari 22 – 26 Agustus 2022, berlokasi di GOR H Ilyas Yakup Painan.

Peserta pelatihan berjumlah 30 orang, berasal dari Provinsi Sumatera Barat, dan Kerinci Jambi.

Ketua ASKAB Pesisir Selatan melalui Sekretaris Umum Dona Satria Putra menegaskan kepada para peserta, untuk menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.

Karena menurutnya, menjadi seorang wasit sepak bola profesional tidaklah gampang, banyak proses yang harus dilewati, terutama mekanisme dalam perwasitan.

“Saya ucapkan selamat mengikuti pelatihan wasit. Ambil ilmu yang diberikan narasumber, dan setelah itu aplikasikan sebaik mungkin di lapangan,” harap Dona, Senin malam.

Adapun para pelatih wasit yang dihadirkan sebagai narasumber sebanyak dua orang.

Mereka merupakan pelatih nasional berpengalaman dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pusat.

“Yaitu, Sukisno dan Yudi Prasejo (Komisi Wasit PSSI),” ucap Dona.

Apt Rudi Hariyansyah (Wabup Pessel) selaku anggota EXCO PSSI Sumatera Barat menambahkan, pelatihan wasit upaya peningkatan kualitas pertandingan.

“Ketika kualitas wasit baik, pertandingan akan berjalan baik. Dan, penonton pasti dapat menikmati pertandingan tersebut,” ujar Rudi.

Helfi Yanrika, Kacab Bank Nagari Painan, selaku penyuka olahraga sepak bola, yang ikut hadir menyebut, wasit berlisensi jelas penting dalam setiap pertandingan sepakbola.

“Karena, mulai dari turnamen tarkam, hingga liga, sosok wasit pasti ditanyai lebih dahulu oleh penyuka olahraga sepakbola,” kata Helfi.

Sementara, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pessel Toni Mardianto, mengapresiasi gebrakan dilakukan ASKAB PSSI Pessel.

Dia berharap, pelatihan ini tak hanya jadi sarana pembelajaran, tapi dapat memberikan multi efek positif peningkatan kualitas olahraga di Pessel.

“Apa yang dilaksanakan hari ini, merupakan wujud kepedulian bersama, dalam membangun olahraga berprestasi,” ucapToni.

Wasit adalah salah satu komponen dalam pertandingan, yang berfungsi sangat penting dalam jalannya pertandingan.

Wasit sering disebut pengadil lapangan, bertugas menjaga dan mengatur permainan sepak bola, agar berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Menjadi wasit sepak bola, harus melalui rangkaian proses yang panjang.

Pertama, wasit harus mengambil kursus C3 yang diadakan oleh Asosiasi PSSI Kabupaten atau Kota (ASKAB/ASKOT).

Para wasit akan diberikan pelatihan mengenai hal-hal yang mendasar.

Setelah mendapatkan lisensi C3, dan sudah memimpin beberapa pertandingan, para wasit bisa naik tingkat mengambil kursus C2 (Diadakan Asosiasi Provinsi PSSI).

Kursus ini, para wasit mulai banyak diberi pelatihan, mulai dari teori permainan sampai latihan kebugaran sesuai dengan standar FIFA.

Jika sudah mengantongi lisensi C2, diperbolehkan memimpin pertandingan tingkat provinsi.

Dan bagi para wasit yang ingin memimpin pertandingan tingkat nasional harus mengambil kursus C1.

Kursus C1 diadakan langsung PSSI, memiliki materi yang semakin sulit dan kompleks.

Dan, kalau seorang wasit sudah mengantongi lisensi C1, diperbolehkan memimpin pertandingan tingkat nasional, termasuk pertandingan liga.(Re)