Dipimpin Kompol Dwi Yulianto,S.Ik, Tim UPP Saber Pungli Sijunjung Ikuti Rakernas Secara Virtual, Ini yang Dikupas

219

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Tim Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP Saber Pungli) Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, pada Selasa (13/12/2022) mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) secara virtual.

Rakernas yang diikuti Tim Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP Saber Pungli) Kabupaten Sijunjung tersebut langsung dipimpin Ketua Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli), Sijunjung, Kompol Dwi Yulianto.

Tim UPP Saber Pungli Sijunjung itu mengikuti secara virtual di Markas UPP Saber Pungli kantor Inspektorat Daerah setempat. Terlihat para Tim UPP serius mengikuti Rakernas.

Ketua Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Komjen Agung Budi Maryoto dalam Rakernas itu meminta para Gubernur, Bupati,dan Wali Kota menyiapkan anggaran khusus untuk kegiatan sosialisasi Satgas.

Agung Budi Maryoto mengatakan, ke depannya Satgas Saber Pungli akan melakukan sosialisasi secara masif.

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan karena masih ada masyarakat yang belum memahami pungli.

Hal tersebut disampaikannya saat Rakernas 2022 Satgas Saber Pungli di Grand Mercure Hotel Kemayoran Jakarta Pusat, Selasa (13/12/2022).

“Maka ke depan kita lihat pertama yang paling masif harus sosialisasi. Karena kadang-kadang ada yang belum tahu. Nah ini kami mohon kepada para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota juga menyiapkan anggaran khusus juga kepada Satgas Saber pungli,” kata Agung dihadapan para peserta Rakernas.

Selain itu, kata Agung, Satgas akan menggencarkan pada upaya preventif atau pencegahan.

Berikutnya, kata dia, Satgas akan melakukan penegakan atau penindakan.

Agung mengatakan kegiatan tersebut akan dilakukan ke semua sektor yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat yang masif.

Karena itu, kata dia, Satgas Saber Pungli juga memiliki Satgas Intelijen untuk melakukan penyelidikan.

“Tapi kita lebih masifnya sebetulnya sosialisasi, dan Bapak Menko (Mahfud MD-red) mencanangkan Kota Kabupaten tanpa pungli. Itu sangat bagus artinya berlomba-lomba untuk seperti itu mungkin itu,” kata Agung.

Sebelumnya, Agung mengatakan pihaknya telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) sebanyak 59.923 kali dengan jumlah tersangka sebanyak 78.523 orang sejak Satgas tersebut dibentuk pada 28 Oktober 2016 hingga 30 November 2022.

Dari operasi tersebut Satgas Saber Pungli, kata dia, juga telah menyita barang bukti sebanyak Rp 22,2 miliar. “Barang bukti yang disita hasil OTT sebanyak Rp 22.203.675.834,” kata Agung.

Dalam melaksanakan tugasnya, kata Agung, Satgas Saber Pungli menyelenggarakan fungsi inteligen, pencegahan, penindakan, dan yustisi.
Sejak dibentuk, kata Agung, kegiatan Satgas saber Pungli telah melakukan sosialisasi sebanyak 7.849.319 kegiatan.

Selain itu, kata dia, Satgas juga telah melaksanakan kegiatan intelijen sebanyak 128.145 kegiatan. Sedangkan dari aspek yustisi, kata dia, Satgas telah melaksanakan sebanyak 32.708 kegiatan.

“Kemudian sejak dibentuk telah menerima sebanyak 38.079 laporan atau aduan masyarakat,” kata Agung.

Menanggapi hasil Rakernas tersebut, Ketua Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli), Sijunjung, Kompol Dwi Yulianto akan menyampaikan pada Bupati maupun Pemkab Sijunjung agar adanya alokasi khusus untuk kegiatan Tim UPP Saber Pungli. *