Kembangkan Silokek Menuju Unesco Global Geopark, Pemkab Sijunjung MoU dengan Pemkab Belitung

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Dalam rangka Pengembangan, Pengelolaan, dan Pembangunan Geopark Nasional Ranah Minang Silokek menuju UNESCO Global Geopark, Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui Badan Pengelola Geopark Ranah Minang Silokek melakukan Memorandum of Understanding (MoU), penandatanganan kesepakatan bersama dengan Badan Pengelola Belitung UNESCO Global Geopark (UGGp) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kesepakatan kerjasama itu ditandatangani oleh Ketua Badan pengelola Geopark Ranah Minang Silokek yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Dr. Zefnihan, AP. M.Si dengan Ketua Umum Badan Pengelola Geopark Belitong UGGp yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, H. MZ Hendra Caya di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati Sijunjung pada Senin 13 Maret 2023.

Penandatanganan MoU atau kesepakatan bersama tersebut disaksikan langsung Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP. M.Si  bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Riri Benny Dwifa  dengan Bupati Belitung, H. Sahani Saleh, S. Sos bersama Ketua TP PKK Kabupaten Belitung, Ny. Hj. Asmara Sahani Saleh.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung, Syofian Hendri, S.Pd.i, unsur Forkopimda Kabupaten Sijunjung, Kepala OPD, Dirut Bank Nagari, Direktur Perumda Air Minum Tirta Sanjung Buana, dan Kabag dilingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Sijunjung.

Sementara dari Kabupaten Belitung juga dihadiri Anggota DPRD, unsur Forkopimda Kabupaten Belitung beserta istri,  dan Kepala OPD Kabupaten Belitung.

Kesepakatan bersama itu, bertujuan untuk memanfaatkan dan mendayagunakan kapasitas ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki oleh kedua kabupaten untuk pembangunan, dan pengembangan Geopark sebagai pusat konservasi, edukasi, dan peningkatan ekonomi masyarakat melalui geowisata di Indonesia yang berskala Internasional.

Objek Kesepakatan Bersama ini adalah Pengelolaan, Pembangunan dan Pengembangan  Geopark Nasional Ranah Minang Silokek dan Belitong UNESCO Global Geopark.

Ruang lingkup kesepakatan bersama ini, meliputi, Pelestarian lingkungan dan Konservasi Sumber Daya ALam, Pengembangan Pariwisata, Pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan dan pengembangan Geopark, Promosi tentang seluruh kekayaan Geopark yang ada dikedua belah pihak, serta Bidang kerjasama lainnya yang disusun dan disetujui oleh Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Belitung.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa pada kesempatan itu mengucapkan selamat datang kepada Bupati Belitung beserta rombongan di Kabupaten Sijunjung ranah lansek manih negeriku tercinta
Bupati Benny mengatakan bahwa pada saat ini Pemerintah Kabupaten Sijunjung sedang gencar gencarnya melaksanakan program/kegiatan yang terintegrasi seluruh perangkat daerah, berkolaborasi dengan para pihak dalam mejnalankan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sijunjung tahun 2022- 2026 dengan tema.

Epi

“Integrasi Geopark Ranah Minang Silokek secara lintas sektoral dan wilayah dalam mewujutkan masyarakat yang sejahtera dan berkeadilan”.

“Tema pembangunan ini ditetapkan dalam upaya mendukung Geopark Nasional Ranah Minang Silokek menuju Unesco Global Geopark yang tentunya secara tidak langsung akan mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Sijunjung melalui kunjungan wisatawan, meningkatnya jasa transportasi, akomodasi termasuk kegiatan penelitian dari berbagai perguruan tinggi, KKL Mahasiswa dan lain lain,”ujar Benny.

Bupati Benny menyampaikan bahwa Geopark Ranah Minang Silokek memiliki keunikan geologi berupa batuan karst tertua di Sumatera, keragaman flora dan fauna dan keunikan budaya berupa Lorong Waktu Minangkabau dengan perkampungan adat yang sudah ada sejak abad ke 14 dimana masyarakatnya masih menjalankan aktifitas adat dan budaya Minangkabau.

“Tentunya keunikan dan keragaman Geopark Ranah Minang Silokek ini harus dilestarikan melalui upaya konservasi, edukasi dan pemberdayaan ekonomi lokal melalui pariwisata dan dalam pelaksanaannya Badan Pengelola Geopark Ranah Minang Silokek tidak bisa bekerja sendiri, perlu membangun jejaring dengan para pihak terutama geopark yang sudah berstatus Unesco Global Geopark untuk berkolaborasi, saling menguatkan dan saling mempeomosikan,”tambah Benny.

“Mudah mudahan dengan adanya kerjasama ini, dapat meningkatkan kualitas pengelolaan geopark masing masing,”harap Bupati Milenial Benny Dwifa.

Bupati Belitung, Sahani Saleh dalam kesempatan itu juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui bupati dan unsur forkopimda yang telah memberikan sambutan yang luar biasa
Bupati Sahani Saleh mengatakan, Geopark Belitong resmi ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark pada Sidang ke 211 Dewan Eksekutif UNESCO yang diselenggarakan secara virtual pada 15 April 2021 lalu.

Geopark Belitong yang terletak di Provinsi Bangka Belitung ini merupakan Geopark Nasional Indonesia ke-6 yang masuk ke dalam daftar UNESCO Global Geopark. Keberagaman geologis di Pulau Belitung dan kepulauan di sekitarnya mendapat pengakuan dari UNESCO. Keberagaman yang ada itu termasuk lanskap, bebatuan, mineral, proses geologis dan tektonik serta evolusi bumi di Belitung.

Adanya keterkaitan kuat antara aspek geologis, biologis dan budaya, Geopark Belitong pun dinilai memiliki sisi keunikannya. Lanskap geologi Pulau Belitung pun unik, sebagai rumah bagi berbagai flora dan fauna yang di antaranya hanya ditemukan di Belitung, seperti ikan Hampala dan ikan Toman.

“Melalui kerjasama ini kami berharap dapat meningkatkan pengelolaan geopark masing masing, bekerjasama dan menjalankan fungsi geopark baik konservasi, edukasi maupun peningkatan ekonomi lokal dengan harapan Geopark Belitong semakin sukses dan Geopark Ranah Minang Silokek segera dapat bergabung menjadi anggota Unesco Glabal Geopark hendaknya,”harap Bupati Sahani Saleh.

Setelah acara penandatanganan kerjasama tersebut,  Bupati Sijunjung Benny Dwifa juga mendampingi langsung Bupati Belitung beserta unsur forkopinda  Belitung untuk menyaksikan keindahan alam Geopark Silokek.andr/*

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.