Mampu Gabungkan Pelaksanaan Khatam Al Quran, Bupati Eka Puji Kekompakan Panitia

Jurnal Sumbar

JURNALSUMBAR | Batusangkar -Implementasi khatam Al Quran yang disatukan merupakan cerminan kekompakan masyarakat, untuk itu kami menyampaikan apresiasi dan berharap bisa terus dipertahankan. Ini juga satu contoh bagi masyarakat Tanah Datar, kekompakan itu penting dan masyarakat Batu Basa sudah membuktikannya. Bupati Eka Putra menyampaikan,Minggu(5/3) sewaktu menghadiri perayaan khatam Al Quran TPA-TPSA Baburrahim Batu Basa Kecamatan Pariangan.

Ditambahnya, perayaan khatam Al Quran juga merupakan bukti, masyarakat sudah ikut menjalankan dan mendukung program pemerintah daerah, Satu Rumah Satu Hafizh.
Eka meng mimpikan, melalui program Satu Rumah Satu Hafizh ini pada tahun 2045 mendatang yang bertepatan dengan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 100 tahun sudah lebih 50 persen penduduk Tanah Datar sebagai hafizh Al Quran.Untuk itu harus kita mulai dari sekarang, cukup berat, tetapi kalau kita bersama-sama semuanya akan terasa lebih mudah.Contohnya, nagari Balimbing saat ini sudah menjadi nagari hafizh dan Saya berharap akan diikuti nagari-nagari lainnya di Tanah Datar termasuk juga nagari Batu Basa.

PERANTAU SIJUNJUNG

Kata Eka lagi, untuk menjadi hafizh Quran dasarnya l shalat lima waktu sehari semalam, maka kita dihimbau kepada seluruh peserta khatam dan juga masyarakat untuk tidak meninggalkan shalat lima waktu. Karena ini menurutnya merupakan kunci yang akan mengantarkan kita menuju surga Allah.
Bupati mengajak anak anak membaca dan menghafal Al Quran, karena belajar Al Quran harus kita lakukan sampai akhir hayat. Jadilah generasi yang cinta Al Quran, karena tugas kita di dalam hidup mengamalkan Al Quran. Dengan ilmu agama dan ajaran Al Quran lah yang akan membawa keselamatan bagi kita dalam melewati kehidupan di dunia.

Turut memberikan kata sambutan seorang tokoh masyarakat setempat selaku anggota DPRD Provinsi Sumatera Budiman Dt Malano Garang ,ketua Panitia Pelaksana khatam Ridwan
Pada kegiatan itu diserahkan tropy kepada tiga orang santri terbaik khatam, yakni, Umiyatul Ahda, Fahrul fadila dan Aiwi Dwiky Azmi dengan peserta khatam 22 orang santri – habede

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.