Mutasi Bakal Bergulir di Pemkab Sijunjung, Tiga Nama Ini Berpeluang Duduki Posisi JPTP

777
Siapa yang bakal menduduki Kantor Bupati Sijunjung pada 2024..?

JURNAL SUMBAR | Sijunjung -Tiga Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Sijunjung, Sumatera Barat, hingga kini masih kosong dan masih diisi pelaksana tugas (Plt).

Tak ayal, mutasi pun bakal tak terhindar guna mengisi jabatan yang kosong. Kabarnya, mutasi itu juga akan melanda kalangan pejabat yang diduga tak berkinerja dan tak loyal. Benarkah? Hanya bupati lah yang tahu.

Terkait ketiga JPTP yang masih kosong tersebut di antaranya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (Kadis PUPR), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) dan Inspektur Daerah.

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Pemkab Sijunjung pun telah melakukan lelang jabatan sesuai dengan Pengumuman Nomor: 800/05/PANSEL-SJJ/2023 tentang penetapan peserta yang lulus dalam seleksi administrasi pada seleksi terbuka JPTP di lingkungan Pemkab Sijunjung tahun 2023, waktu itu.

Seperti disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sijunjung, Riky Mainaldi Neri, S.STP, M.S.i, waktu itu, Dari tiga jabatan yang dilelang tersebut, terdapat 12 orang peserta yang dinyatakan lulus dalam seleksi administrasi.

Riky Mainaldi Neri, S.STP, M.Si

Sebelumnya, tahap pendaftaran dan seleksi administrasi seleksi terbuka JPTP di lingkungan Pemkab Sijunjung tersebut telah dilakukan pada tanggal 20 Januari sampai 27 Januari 2023. Para kandidat JPTP itupun telah mengikuti Assessment Test pada tanggal 31 Januari sampai 1 Februari 2023 lalu.

Bahkan kini, tiga besar nama calon JPTP ditiap OPD itu dikabarkan sudah dikantongi Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si.

Sekedar untuk diketahui, jabatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Sijunjung sudah dilamar oleh tiga orang calon pejabat.

Mereka adalah Hamdan, (sekarang Sekretaris Dinkes), Joni Antonius,S.Hut.T, (Sekretaris/Plt Kadis PMN), dan Nasruddin, SE (Kabag DPRD). Artinya ketiganya otomatis masuk tiga besar. Namun yang berpeluang untuk menduduki posisi Kadis PMN, dimungkinkan akan dijabat Joni Antonius,S.Hut.T.

Joni Antonius,S.Hut.T

Selain dinilai dekat dengan penguasa, Joni juga dianggap mampu untuk memimpin DPMN itu. Sebab, sebelum menjabat Plt DPMN, Ia juga menjabat sebagai Sekretaris DPMN dan juga pernah bercokol di Bapppeda ketika Benny Dwifa Kepala Bapppeda.

Untuk Jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan golongan II.b telah dilamar empat orang. Yakni atas nama Ir. Syahriwan (Sekretaris /Plt Kadis PUPR), Syamsurizal (Sekretaris Kominfo). Roni. S (Kabag Tapem), dan Ramadhan Fitri (Kabid Pengairan Dinas PUPR).

Ir. Syahriwan

Peluang untuk menduduki posisi Kadis itu sepertinya tertuju pada Ir. Syahriwan, Selain menjabat Plt, Syariwan juga sebagai sekretaris. Pengalamannya ke dinas PUPR cukup sarat dan diyakini bisa mencari peluang anggaran ke provinsi dan pusat untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur  yang ada di Kabupaten Sijunjung.

Kemudian Jabatan Inspektur Daerah Kabupaten Sijunjung ada lima calon eselon IIb, yakni atas nama Rahmat Ronaldi Rosman, (Sekretaris/Plt Inspektur Daerah), Sarwo Edi (Kabag Perekonomian), Wandri Fahrizal, (Kabag Organisasi), Joko Ismarttanto Utomo, (Irban), dan Syafiyu Afdal.

Dari pantauan Jurnalsumbar.Com, yang sangat berpeluang untuk menduduki posisi inspektur itu adalah Wandri Fahrizal,SH. Ia sarat dengan pengalaman, bahkan dinilai sebagai kabag senior.

Wandri Fahrizal,SH.

Alumni jebolan Fakultas Hukum Unand itu juga pernah sebagai Kabag Hukum. Menurut dia, ia mencalon sebagai inspektur itu sudah tigakali.

“Ini kali ketiga saya ikut lelang di inspektorat. Soal hasil kita serahkan pada yang diatas sana dan itu juga tergantung bupati. Yang jelas, saya fokus kerja dan kerja,”ucap Kabag Organisasi itu.

Pesaing Wandri dikabarkan Syafiyu Afdal yang kini menjabat sebagai Irban. Ia dikabarkan juga ada hubungan dengan penguasa sebagai urangsumando. Benarkah?

“Terlepas apapun, namun itu semua tergatung bupati,”ucap sejumlah sumber.

Menurut Riky, para calon pejabat eselon IIb tersebut harus mengantongi kompetensi jabatan. Yakni, mempunyai kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang baik, mempunyai kompetensi teknis, kompetensi sosial kultural.

Kini, semua tergantung pada Bupati Sijunjung siapa yang akan dipakainya sebagai “pembantu” nya dalam membangun Kabupaten Sijunjung.*