Prevalensi Stunting Tinggi, Ratusan Kader Posyandu di Sumpurkudus Tingkatkan Peran Kader

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S.Pt hadiri sekaligus membuka acara Pertemuan Peningkatan Peran Kader Posyandu di UDKP Kecamatan Sumpur Kudus pada Kamis 5 Oktober 2023.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung pada Seksi Promkes dan Pemberdayaan Dinas Kesehatan ini diikuti sebanyak 220 orang Kader Posyandu di Wilayah Puskesmas Sumpur Kudus dan Puskesmas Kumanis  pada 44 Posyandu.

Pertemuan kader posyandu ini juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Riri Benny Dwifa, Kepala DPMN, Joni Antonius, Kepala Dinas Dalduk KB, Roni Satria, Kepala Dinas Koperindag, Yulizar, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan Adri, Sekretaris PU, Ramadhan, Dinas Pertanian, Kesbangpol,  Camat Sumpur Kudus, Arwilson beserta unsur Forkopincam dan Wali Nagari se Kecamatan Sumpur Kudus.

Wabup Iraddatillah dalam sambutannya mengatakan bahwa pada saat ini pemerintah daerah masih fokus kepada tingginya prevalensi stunting di Kabupaten Sijunjung pada tahun 2022 sebesar 30,0 % dan hanya berkurang 0,1% dari tahun sebelumnya.

Sedangkan pemerintah menargetkan prevalensi stunting di tahun 2024  sebesar 14%.

Adanya kasus kematian ibu dan bayi, serta masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Permasalahan tersebut tidak terlepas dari masih kurangnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. Disinilah peran penting ibu ibu kader dalam mengedukasi dan membina masyarakat.

“Oleh karena itu kami berharap kerjasama dari semua kader posyandu yang ada di Kecamatan Sumpur Kudus saat ini agar bersama sama dalam mengedukasi serta memberikan pembinaan kepada masyarakat tentang pentingnya mejaga kesehatan ini,”harap Wabup Iraddatillah.

Epi

“Kami juga meminta ibu-ibu kader posyandu untuk bisa terus berinovasi seperti berimprovisasi dengan hal kekinian. Inovasi harus muncul dari para kader, buatlah suatu inovasi agar posyandu dapat lebih menarik dan masyarakat bersemangat untuk ikut dalam setiap kegiatan yang kita lakukan,”harap Wabup lagi.

Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Riri Benny Dwifa selaku narasumber pada kegiatan tersebut mengajak kader posyandu sebagai penggerak utama dilapangan harus mampu membangun sinergritas dengan sesama kader bahkan pihak terkait lainya.

“Kader harus disuport ilmu pengetahuan terus menerus, mengingat sasaran dari posyandu saat ini tidak hanya ibu hamil, balita, pasangan usia subur  dan wanita usia subur saja, namun juga memberikan pelayanan sesuai siklus hidup mulai dari ibu hamil sampai dengan lansia,”ujar Ny. Riri.

Oleh karena itu lajut Ny. Riri, diharapkan ibu ibu kader posyandu dapat mengikuti pertemuan ini dengan baik.

Sementara itu, Kadis Kesehatan, Drg. Ezwandra M.Sc diwakili Kabid Kesehatan Masyarakat, Mas Ayunis , S.Km mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya pertemuan ini adalah untuk mewujutkan kader posyandu yang mampu dan mempunyai inovasi dalam pelaksanaan program di posyandu untuk meningkatkan kesehatan sasaran dan berupaya menurunkan stunting di wilayah kerjanya tahun 2023.

Pertemuan ini, sebut Mas Ayunis dilaksanakan dengan berdiskusi dan tanya jawab rencana tindak lanjut dan kesepakatan bersama.

“Kegiatan ini dilaksanakan di 8 Kecamatan di Kabupaten Sijunjung. 6 kegiatan sebelumnya sudah dilaksanakan di Kecamatan Sijunjung 2 kali, Kecamatan Tanjung Gadang, Kecamatan Kupitan, Kecamatan Lubuk Tarok, Kecamatan IV Nagari, dan pada hari ini dilaksanakan yang ke tujuh di Kecamatan Sumpur Kudus wilayah kerja Puskesmas Sumpur Kudus dan Puskesmas Kumanis,”ujar Mas Ayunis. andri

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.