Bupati Sijunjung Terima Langsung Persetujuan Prinsip Pengadaan ASN/PPPK 2024 dari Menpan RB, Ini Formasinya

3256
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, S.STP, M.Si

Pemkab Sijunjung Sediakan 2.797 Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2024, Terbanyak Tenaga Teknis

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Bupati Sijunjung, Sumatera Barat, Benny Dwifa Yuswir, S STP, M.Si, pada Kamis (14/3/2024) lalu hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pengadaan ASN/PPPK Tahun 2024, yang digelar di Hotel Bidakara Jakarta.

Dalam Rakor tersebut, Benny didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Sijunjung, Riky Mainaldi Neri, S.STP, M.Si dan Kepala Bidang PMP Nasirun,SP.

Hal itu menunjukan keseriusan bupati Benny dalam memperjuangkan nasib tenaga harian lepas (THL) agar diangkat sebagai pegawai ASN/PPPK di Ranah Lansek Manih.

ASN dan THL Pemkab Sijunjung saat mengikuti apel di lapangan M.Yamin Muaro Sijunjung

Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN/PPPK tersebut dihadiri langsung oleh Menpan RB, Abdullah Azwar Anas, Mendikbud Ristek Dikti, Nadiem Makarim, dan Menteri ATR/ BTR Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudoyono.

Rakor tersebut dilaksanakan dalam rangka menyamakan persepsi tentang Pengadaan ASN/PPPK tahun 2024 khusunya dalam rangka penyelesaian tenaga non ASN / Eks Tenaga Honor Kategori 2, dan pemenuhan SDM IKN instansi pusat.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan beberapa prioritas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memenuhi kebutuhan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas

Salah satunya adalah fresh graduate yang memiliki kemampuan digital menjadi salah satu sasaran SDM yang akan direkrut pada seleksi CASN pada tahun ini.

Saat ini, Kementerian PANRB telah menerima usulan kebutuhan ASN dari berbagai instansi pusat dan daerah sebesar 1,38 juta, termasuk usulan dari Pemkab Sijunjung, dan itu semua sudah ditetapkan formasinya sebanyak 1,28 juta untuk memenuhi kebutuhan ASN secara nasional sebesar 2,3 juta secara bertahap.

ASN yang dimaksud terdiri atas dua kategori, yaitu CPNS yang bisa dilamar oleh fresh graduate; serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang diperuntukkan bagi tenaga non-ASN dan eks THK-2 yang telah masuk basis data Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Pada tahun ini pemerintah membuka ruang untuk fresh graduate yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya, karena tahun ini jumlah rekrutmen CPNS-nya relatif lebih besar dibanding sebelumnya. Tentu pemerintah juga tetap berkomitmen menuntaskan penataan teman-teman honorer,” ujar Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas di sela-sela Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN Tahun 2024, pada Kamis (14/3/2024) lalu itu.

Anas mengatakan, pemerintah menyiapkan ASN talenta digital dari kalangan fresh graduate yang akan menjadi akselerator mesin birokrasi dan pelayanan publik. Arah kebijakan rekrutmen ASN talenta digital didesain berdampak mengakselerasi ekonomi lokal dan nasional, mulai digitalisasi sektor pertanian, perindustrian, pariwisata, produksi UMKM, perdagangan, dan sebagainya.

“Sehingga talenta digital yang akan direkrut bukan hanya pada sektor ‘hilir’, seperti digital marketing, tetapi juga di sektor ‘hulu’ di lini produksi, seperti pertanian dengan e-farming untuk melipatgandakan nilai tambah ekonomi lokal dan nasional,” ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sijunjung, Riky Mainaldi Neri, S.STP, M.Si

Sementara pada kesempatan tersebut, Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, bersamaan dengan Kepala Daerah (KDh) lainnya di Tanah Air, juga menerima langsung Persetujuan Prinsip Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung tahun 2024 sebanyak 2.797 orang.

Kepala BKPSDM Kabupaten Sijunjung, Riky Mainaldi Neri, sebelumnya menyampaikan rincian dari 2.797 orang tersebut terdiri dari, 1.666 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan rincian 500 tenaga kesehatan dan 1.166 tenaga teknis.

Kemudian untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 1.131 formasi, terdiri dari 126 tenaga guru, 20 tenaga kesehatan dan 985 tenaga teknis.

Lengkapnya lihat tabel dibawa ini kebutuhan formasi CPNS dan PPPK di Pemkab Sijunjung.

 

Saptarius, Ketua F.Yanlik Kabupaten Sijunjung/Pemred Jurnalsumbar.Com/ Wartawan Utama

Ketua Forum Pelayanan Publik (F.Yanlik) Kabupaten Sijunjung, Saptarius, mengapresiasi terobosan dan langkah yang dilakukan Pemkab Sijunjung, dalam hal ini Bupati dan Wabup Sijunjung,  Benni-Radi.

“Disetiap kesempatan rapat, saya selalu menekankan agar Pemkab Sijunjung untuk mengangkat semua THL yang sudah cukup lama mengabdi untuk menjadi ASN maupun tenaga PPPK. Bahkan ada yang sudah puluhan dan belasan.tahun mengabdi. Dan itu rasanya sudah sangat wajar mereka mendapat itu,”kata Wartawan Utama yang juga Pemred Jurnalsumbar.Com, bangga atas capaian kinerja Pemkab Sijunjung dibawa pimpinan Benny-Radi itu.

Ketua Komisi DPRD Sijunjung saat pembahasan rerukment tenaga PPPK

Ia juga tak menyangkal, perjuangan itu juga berkad dukungan dari beberapa wakil rakyat yang selalu getol berjuang bersama Pemkab Sijunjung dan OPD terkait lainnya dibawa koordinasi bupati dan wabup.

“Ada Wakil Ketua DPRD Redi Susilo, Syofyan Hendri, Ketua Komisi 1, Syasmi Ultriadi, Ketua Komisi 2, Aprizal PB dan Ketua Komisi 3, April Marsal, mereka selalu hadir distiap pertemuan dan ikut berjuang menyampaikan aspirasi para THL supaya segera diangkat sebagai ASN maupun tenaga PPPK,”tambah Saptarius.

“Itu harus kita akui, termasuk peran media dan LSM juga ada, dan terutama sekali OPD terkait dan BKPSDM sebagai lokomotif dari perjuangan tersebut,”tambah mantan wartawan grup jpnn (Bengkulu Ekspress-red) dan Harian Singgalamg itu. Nah, simak terus beritanya di Jurnalsumbar.Com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here