Ketua PWI Sijunjung Husnal Petra Rajo Bilang, M.Pd., Dinobatkan sebagai Cadiak Pandai Suku Dalimo Nagari Taruang Taruang Solok

Husnal Petra Rajo Bilang, M.Pd., 

JURNAL SUMBAR| Solok –  Panghulu Pucuak Suku Dalimo, Nagari Taruang Taruang,Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Secara resmi mengukukuhkan Mamak Rumah dan Cadiak Pandai Suku Dalimo Nagari Taruang Taruang

Prosesi malewakan gala tersebut digelar pada Jum’at, 29 Mei 2026, dirumah Kaum Suku Dalimo Batu Galansia, Jorong Balai Okak, Nagari Taruang Taruang, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok.

Drs. Yon Hardi Datuak Panghulu Sati. Panghulu Pucuak Suku Dalimo Nagari Taruang Taruang Secara resmi mengukukuhkan Ketua PWI Kabupaten Sijunjung, Husnal Petra, M.Pd Gelar Rajo Bilang sebagai Cadiak Pandai Suku Dalimo Di Nagari Taruang Taruang, Ilham Saputra Gelar Pakia Malano Sebagai Mamak Rumah Dalimo Batu Galansia. dan Dedi Usman Gelar Endah Kayo Sebagai Mamak Rumah Dalimo Botiah Botiah.

Prosesi malewakan gala itu diawali dengan pemakaian baju kebesaran adat, kemudian pemasangan Deta di kepala dan diakhiri pembacaan sumpah dan janji untuk menjadi seorang Cadiak Pandai dan mamak Rumah.

Datuak Panghulu Sati mengatakan pasca pengukuhan ini diharapkan dapat membangkitkan nilai-nilai agama, adat, dan budaya. sebagai payuang panji bagi anak kemenakan serta selalu memegang teguh filosofi adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, untuk itu para Datuak harus memahami dan mengamalkan agama, adat dan budaya yang ada, serta mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan menjaga sumpah yang telah diucapkan,”

Dengan telah di kukuhkan dan lewakan cadiak pandai dan mamak rumah,
Maka Panghulu serta seluruh Mamak Rumah yang sembilan di Suku Dalimo Nagari Taruang Taruang tersebut adalah sebagai berikut.

Panghulu Pucuak : Drs. Yon Hardi Datuak Panghulu Sati.
Monti : –
Dubalang : Syamsuardis Datuak Talangik.
Malin : M Nasir Malin Malano.
Cadiak Pandai : Husnal Petra, Rajo Bilang.

Demikian juga nama-nama Mamak Rumah Nan Sambilan di Suku Dalimo, meliputi.

Dalimo Batu Galansia Ilham Saputra Pakia Malano.
Dalimo Ambacang ardison Sampono Marajo
Dalimo Sari Kaduak Suherman Malintang Sati.
Dalimo Kapalo Koto Bakrizal Sampono Mudo.
Dalimo Bukik Kili Ilie Pen Suardi Pito Malano.
Dalimo Kampuang Dalam Ayusar Sutan Malano.
Dalimo Botiah Botiah dedi endah kayo
Dalimo Bukik Kili Mudiak Yandri Rangkayo Bosa.
Dalimo Tasopik Harmonis Malin Manogah

Pada kesempatan itu, Datuak Panghulu Sati juga menjelaskan seorang Panghulu (Datuk atau Ninik Mamak) memikul tanggung jawab besar sebagai pemimpin kaum. Terdapat empat kesalahan besar seorang panghulu yang dapat menjatuhkan wibawa dan gelarnya, dikenal dengan istilah “Ampek Ka Ampoan” atau kesalahan-kesalahan yang tidak dapat ditoleransi:
dan dapat dijatuhi sanksi hingga pencopotan gelar (dibuang sepanjang adat) dari empat kesalahan tersebut adalah

1.Tapasuntiang di Bungo Kambang Artinya menikahi atau mengambil seorang perempuan yang masih berstatus istri orang lain, atau perempuan yang masih dalam masa iddah.

2. Tamandi di Pincuran Gadiang Artinya melakukan perkawinan dengan perempuan yang berada dalam satu lingkungan kerabat dekatnya (satu suku) yang dilarang oleh adat.

3. Tapanjek di Lansek Masak Artinya mengambil atau merampas hak orang lain, seperti merampas harta pusaka tinggi kaum atau melakukan tindakan tercela untuk memperkaya diri menggunakan jabatannya.

4. Takuruang di Biliak Dalam Artinya bersikap tertutup atau tidak mampu menyelesaikan masalah kaumnya sendiri, bersifat egois, dan tidak memedulikan penderitaan atau kesusahan anak kemenakan.” tutupnya

Rangkaian acara secara keseluruhan berjalan aman, lancar dan hikmat kegiatan ditutup dengan pembacaan do’a oleh Harmonis,SE Malin Manogah (Nal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.