Kondisi Longsor Di Lembah Anai
JURNAL SUMBAR | Padang – Akses utama yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai ditutup total sementara waktu akibat longsor yang terjadi pada Rabu (24/6/2026).
Penutupan dilakukan menyusul material tanah, batu, dan lumpur yang menimbun badan jalan serta masih terus bergerak turun dari lereng bukit.
Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat memastikan jalur vital tersebut belum dapat dilalui kendaraan dari kedua arah demi mengutamakan keselamatan masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, longsor terjadi pada siang hari dan hingga sekitar pukul 13.43 WIB kondisi di lokasi masih belum aman. Material dari tebing dilaporkan masih terus berjatuhan ke badan jalan sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Siddiq, mengatakan pihaknya mengambil langkah penutupan total akses Padang–Bukittinggi di kawasan Lembah Anai sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi longsor susulan.
“Untuk sementara, akses dari kedua arah kami tutup demi keselamatan masyarakat. Material longsor masih terus bergerak turun dari tebing sehingga berpotensi membahayakan pengendara,” ujarnya seperti dilansir Harian Haluan.
Menurut Reza, personel gabungan dari kepolisian bersama instansi terkait saat ini masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan dan pengamanan sambil menunggu proses pembersihan material longsor.
Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan mengarahkan pengendara untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan di sekitar lokasi kejadian.
Ia mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan dari Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya agar menunda perjalanan atau memilih rute lain hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.
“Kami mengharapkan masyarakat mematuhi petunjuk petugas di lapangan dan tidak mencoba menerobos area yang terdampak longsor. Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian utama kami,” katanya.
Di sisi lain, upaya pembersihan material belum dapat dilakukan secara maksimal. Kondisi tebing yang masih labil membuat petugas harus bekerja ekstra hati-hati karena material tanah dan bebatuan masih terus turun dari lereng.
Petugas juga menunggu kedatangan alat berat yang akan digunakan untuk mengevakuasi timbunan material yang menutup akses jalan utama tersebut.
Polda Sumbar bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk mempercepat penanganan agar jalur strategis tersebut dapat segera kembali digunakan oleh masyarakat.
“Hingga saat ini akses masih ditutup total. Jalan baru akan dibuka kembali setelah dipastikan aman dan tidak membahayakan pengguna jalan,” tegas Reza.
Lembah Anai merupakan salah satu urat nadi transportasi di Sumatera Barat yang menghubungkan Kota Padang dengan sejumlah daerah di kawasan tengah dan utara provinsi tersebut. Gangguan pada ruas jalan ini berpotensi menghambat mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga aktivitas perekonomian antardaerah.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan longsor masih berlangsung dan petugas terus melakukan pemantauan intensif di lokasi kejadian.sumber;haluan