Dibuka Gubernur Sumbar, MTQ Nasional ke-46 Tingkat Kota Sawahlunto Resmi Digelar 

Laporan Zul Fahmi Raja Paham dari Jurnalsumbar di Sawahluto 

Zul Fahmi Raja Paham

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto –Perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-46 tingkat Kota Sawahlunto dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.

Kegiatan tersebut berlangsung Di lapangan sepakbola Perumnas Lembah Santur, Kecamatan Barangin, pada Jumat (30/10/2026).

Dalam sambutannya, Mahyeldi menekankan bahwa MTQ harus dihadirkan sebagai implementasi nyata dari falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) yang menjadi ciri khas Sumatra Barat. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Ia mengajak para tokoh untuk membentengi generasi muda melalui kegiatan positif.
“Ketika kebaikan di kota ini kita programkan, setidaknya mampu mengurangi perilaku negatif,” ujarnya.
Gubernur juga mengingatkan kembali sejarah Sawahlunto yang melahirkan tokoh-tokoh besar tingkat nasional sejak usia muda, seperti Muhammad Yamin dan Jamaluddin Adinegoro.

Ia menambahkan, sesuai imbauan Menteri Agama, MTQ kini digelar setiap tahun. Untuk tingkat Provinsi Sumbar tahun 2027, ajang ini akan dilaksanakan di Pesisir Selatan.

Gubernur Sumbar

“Sawahlunto harus menyiapkan kafilah terbaik untuk ajang tersebut,” pungkas Mahyeldi.

Senada dengan hal itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatra Barat yang diwakili Kabid Pendidikan Madrasah, Tan Gusli, menyampaikan bahwa MTQ tidak boleh dimaknai sebatas arena perlombaan mengejar kemenangan.

Lebih dari itu, MTQ merupakan wahana pendidikan spiritual, pembinaan akhlak, dan ikhtiar melahirkan generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan.

Walikota Sawahlunto, Riyanda Putra, mengungkapkan rasa syukurnya karena setelah terhenti sejak tahun 2022, kompetisi religius ini akhirnya bisa kembali diadakan.
“Semoga lahir generasi Qurani yang tidak hanya fasih membaca, melainkan juga mampu mengimplementasikannya. Ini adalah perjuangan sekaligus persiapan menghadapi MTQ Sumbar tahun 2027 mendatang,” kata Riyanda.

Ia juga mengajak orang tua serta tenaga pendidik untuk terus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada anak-anak sejak dini. Kepada para peserta, Wali Kota berpesan untuk menjunjung tinggi sportivitas, sementara kepada dewan hakim ia meminta penilaian yang objektif.

Ketua Panitia, H. Zainul Arizal Dt. Bandaro Putih, melaporkan bahwa MTQ tahun ini diikuti oleh 300 peserta yang berlaga di 9 cabang dan 19 golongan.
“Sebanyak 8 lokasi perlombaan telah disiapkan panitia dan tersebar di wilayah Kecamatan Barangin,” terangnya.

Berdasarkan data dari Kasi Bimas Islam Kemenag Sawahlunto, Desa Lumindai tercatat sebagai pengirim delegasi terbanyak dari total 37 desa dan kelurahan yang ada. Desa tersebut mengungguli daerah lain dengan mengirimkan 38 orang peserta.

Rangkaian acara pembukaan itu dimeriahkan oleh pawai ta’aruf yang bergerak dari Mini Market Ayah Bunda menuju arena utama, serta pelantikan Dewan Hakim oleh Wali Kota Sawahlunto.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Ketua DPRD, Sekdako Sawahlunto, unsur Forkopimda, Kakankemenag, MUI, pimpinan BUMN, serta jajaran Forkopimca. MTQ Nasional ke-46 Kota Sawahlunto itu berlangsung selama tiga hari, yakni, Jum’at – Minggu (30 Oktober – 1 November 2026-red).zf rj paham

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.