Histori dan Ekonomi, Bupati Hendrajoni Perjuangkan Jalan Kambang – Muaralabuh

575

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatan – Berkaca dari sejarah, masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan dan Muaro Labuh Solok Selatan mempunyai hubungan darah, dan disebut Banda Sepuluah. Hubungan yang dekat ini diperjuangkan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan ke Pusat, untuk membuka akses jalan Kambang – Muaro Labuh, Sabtu (13/10/2018).

Jika nantinya terealisasi jalan Kambang Kabupaten Pesisir Selatan dan Muaro Labuh, Kabupaten Solok Selatan ini dibuka, mempunyai dampak cukup besar bagi kehidupan masyarakat di dua kabupaten tersebut.

Hal ini harus mendapat respon positif Pemerintah Pusat melalui Kementerian yang ada. Dan, bisa merealisasikan pembukaan jalan Muaro Labuh – Kambang. Karena, selain berdampak pada sektor ekonomi, seperti perkebunan, pertanian, perikanan, kelautan, pariwisata. Terpenting adalah sebagai jalur evakuasi bencana gempa dan stunami terjadi di Kabupaten Pessel.

Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni menegaskan, apa yang dilakukannya dan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, ini bukan lah kepentingan pribadi, golongan atau kelompok. Tapi, untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan jalan Kambang – Muaro Labuh Solok Selatan.

“Kita telah sampaikan dua kali ke Pemerintah Pusat dan ke Kementerian Lingkungan Hidup. terkait jalan Kambang – Muaro Labuh,” tegas Hendrajoni.

Dikatakanya, karena lokasi jalan Kambang – Muaro Labuh berada di Kawasan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) yang dihuni aneka ragam satwa (habitat) tidak boleh digangu. Termasuk keberadaan tanaman yang tidak boleh ditebang. Dari arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup tersebut Pemerintah Daerah sangat mendukung.

Ada bekas jalan menuju Kambang – Muaro Labuh, dan ini yang kita usulkan ke pusat proposalnya. Mudah- mudahan bisa teralisasi, ucap Bupati.

“Sejarah dulu Kabupaten Pesisir Selatan dan Muaro Labuh mempunyai hubungan histori yang begitu dekat, dengan dibuktikan adanya bekas jalan,” tuturnya.

Begitu besar manfaat positif bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat di kedua Kabupaten, baik dari sektor ekonomi masyarakat seperti perikanan, perkebunan, pertanian, pariwisata dan juga bagi akses evakuasi bencana gempa dan stunami jika terjadi di Kabupaten Pessel.

Dengan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan, usulan pembukaan jalan Kambang – Muaro Labuh bisa terwujud dan teralisasi.  Jika jalan direalisasikan masyarakat di kedua Kabupaten bisa mengehemat waktu perjalanan kurang lebih 1 jam.

“Kita dari Pemkab Pessel akan berusaha dan berjuang agar ini bisa terwujud. Demi Masyarakat Kabupaten Pessel yang aehjatera, unggul, adil dan agamais,” akhirinya.(Rega Desfinal)