Pendukung Pariwisata, Jalan Sungai Pisang – Puncak Mandeh Dikebut

698

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatan – Kabupaten Pesisir Selatan adalah salah satu kabupaten yang menjadi baramoter pariwisata di Sumatera Barat, nasional dan internasional. Setiap libur panjang, sejumlah kawasan wisata di Pesisir Selatan selalu ramai.

Kondisi ini membuat pemerintah setempat berpikir ulang menata infrastruktur pendukung ke lokasi kawasan wisata, salah satunya infraktruktur ke kawasan wisata Mandeh.

Dikerjakanya jalan Sungai Pisang menuju Puncak Mandeh yang merupakan lokasi wisata, jalan wisata yang akan dibangun oleh dana APBN sebesar Rp. 400 miliar secara bertahap ini, menjadi jawaban kepada masyarakat serta para pengunjung bisa menikmati pesona wisata Mandeh yang berada di Kecamatan Koto XI Tarusan ini.

Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni mengatakan, saat ini memang memerlukan jalan baru atau jalan alternatif. Karena, untuk menuju Kabupaten Pesisir Selatan hanya terdapat satu ruas jalan nasional. Apalagi, Kabupaten Pesisir Selatan cukup rawan dengan bencana, baik itu banjir, tanah longsor, gempa bumi dan tsunami.

“Jika ada jalan alternatif lebih cepat warga melakukan evakuasi jika terjadi bisa bencana,” tegasnya.

Ia menjelaskan, selain sebagai salah satu jalan alternatif evakuasi bencana keberadaan jalan di Sungai Pisang menuju puncak Mandeh saat ini dikebut pembangunannya ini bisa menjadi akses pengunjung ataupun wisatawan yang ingin menikmati pesona wisata Mandeh.

Semakin mudah akses menuju Mandeh, dan membantu masyarakat setempat serta membuka ekonomi masyarakat, kata Bupati.

“Pembukaan jalur jalan ini awalnya dibantu APBN sepanjang 4 km, kemudian dilanjutkan dana APBD sepanjang 21 km. Saat ini jalan ini akan lakukan pengerasan dan pengaspalan,” ujar Hendrajoni.

Bupati Pesisir Selatan H. Hendrajoni berharap pembangunan jalan Sungai Pisang menuju Puncak Mandeh yang merupakan lokasi wisata ini mempunyai dampak besar bagi kemajuan sektor Pariwisata yang ada di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pessel.

“Diperkirakan jalan Sungai Pisang- Mandeh rampung pada akhir bulan Desember,” terang Bupati Pesisir Selatan itu.

Lanjutnya, saat perjalanan kita juga berhenti kepada beberapa titik yang ada, salah satunya dikawasan Mandeh sangat memiliki pesona yanbg sangat luar biasa, sehingga nanti kita akan populerkan hingga ke mancanegara.

Kawasan Mandeh akan dijadikan ikon wisata di Sumbar, sehingga pariwisata mandeh akan berkembang dengan selalu bersinergi baik pemerintah dan masyarakat dalam pengembangannya.

Pemkab Pessel dalam hal pariwisata dengan pendekatan yang berpartisipasi setiap kegiatan yang diadakan di puncah mandeh, sehingga masyarakat menikmati manfaatnya, karena kampung sungai nyalo merupakan nagari dikawasan daerah wisata mandeh yang kita bina dengan ada kelompok pengiat pariwisata.

Dengan pendekatan memberikan manfaat kepada masyarakat, dikarenakan tiang dari daerah wisata merupakan masyarakat. Dengan dibuka lokasi wisata didaerahnya, masyarakat juga dapat membuka unit usaha baru seperti pusat oleh-oleh, souvenir bahkan rumah yang dijadikan lokasi homestay, serta mengadakan event tertentu untuk mempromosikan pariwisata.

“Dan, itu juga perlu dukungan seluruh masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan,” ajaknya. (Rega Desfinal)