Kabut Asap Karhutlah Meningkat, Sekolah di Tanahdatar Diliburkan

HLP

JURNALSUMBAR | Batusangkar – Aktvitas kabut asap di Tanahdatar, Sunatera Barat, bukannya berkurang, tetapi terus menigkat. Tak ayal, Bupati Tanahdatar pun mengambil keputusan meliburkan sekolah, mulai Sabtu (21/9/2019) hingga Senin (23/9/2019).

Keputusan libur itu, sebut Kepala Dinas Dikbud (Pendidikan dan Kebudayaan) Tanahdatar Riswandi, di Batusangkar Sabtu (21/9/2019). “Sesuai arahan Bupati Irdinansyah Tarmizi, siswa diliburkan Sabtu dan Senin. Jadi sekolah akan dimulai, Selasa. Namun kalau Selasa  (24/9/2019), polusi udara masih kental, tentu kita liburkan lagi, maka hari Selasa itu kondisi kabut kita pantau dengan seksama,”tutur Riswandi, pada awak media.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, hasil pengukuran Dinas Perkim dan LH Tanahdatar , Kamis – Jumat  (19 – 20/9/2019) ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) mencapai  angka 147,5 dengan PM 10 di angka 244,9. Dinyatakan tidak sehat, makanya, Sabtu (21/9/2019) sekolah diliburkan.

Epi

Dengan kondisi udara kurang sehat itu, Bupati telah membuat edaran kepada  seluruh masyarakat agar mengurangi  kegiatan diluar ruangan. Jika terpaksa keluar rumah  harus menggunakan masker dan jangan membakar sampah, jerami, atau benda lain.

Catatan Dinas Perkim dan LH Tanahdatar, ISPU di Tanahdatar berubah-berubah, kondisi Kamis – jumat (12 – 13 /9) tercatat PM10 mencapai 101,5 mikrogram per-meter kubik dinyatakan tidak sehat, Jumat – Sabtu(13 – 14 /9/2019) tercatat PM10 mencapai 88,1 mikrogram per-meter kubik dinyatakan sehat.

Sedangkan Senin – Selasa (16 – 17/9/2019)), PM10 tercatat 139,6 mikrogram per-meter kubik dinyatakan tidak sehat), dan Rabu – Kamis(18 – 19/9/2019) PM10 tercatat 103,1 mikrogram per-meter kubik juga dinyatakan tidak sehat. habede
editor; saptarius

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.