Mundur dari ASN, Benny “Putra Mahkota” Dwifa Yuswir Gandeng Iradatilah Maju di Pilkada Sijunjung

2918

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Setalah politisi NasDem Haji Endre “Ji Wen” Syaifoel menyatakan sikap maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sijunjung 2020, bersama Mendro Suarman (Sekretaris DPPKB-red), kini muncul kabar terbaru yang membuncah perpolitikan di Ranah Lansek Manih.

Betapa tidak, dengan penuh keseriusan kandidat yang selama ini dielu-elukan dengan reting tertinggi di poling jurnalsumbar.com pun itu mulai buka suara dan menyatakan sikap. Siapa kah dia..??

Dia adalah Benny “Sang Putra Mahkota” Dwifa Yuswir (Kepala Bapppeda Sijunjung-red) yang juga putra dari Bupati Sijunjung Yuswir Arifin. Dengan tegas ia menyatakan siap maju di Pilkada Sijunjung menggandeng politisi Partai Perstuan Pembangunan (PPP) Haji Iradatillah.

Menurut Benny, berpasangan dengan mantan anggota DPRD Sijunjung dan DPRD Sumbar itu dinilainya pasangan yang tepat. Bahkan kebulatan tekadnya sudah final bersama Iradatillah maju di Pilkada Sijunjung 2020.

“Kami berdua dengan pak haji Iradatillah punya kesamaan dan konsep visi-misi yang sama dalam membagun Sujunjung. Dan ini sudah final, tinggal mempersiapkan baleho maupun spanduk dan poster yang dibicarakan kapan dicetak dan saya juga sudah siap mundur dari Aparatur Sipil Negara (ASN),”kata Benny Dwifa Yuswir menjawab awak media via telepon selularnya , Senin (11/11/2019) yang juga mengaku dapat dukungan dari semua kalangan.

Terkait hal itu, Iradatillah yang dikenal santun dan berwibawa itu pun tak menapiknya. “Alhamdallah kami berdua dengan pak Benny Dwifa Yuswir sudah sejalan dan punya konsep yang sama untuk bersama-sama membangun Sijunjung lebih maju,”ucap Iradatillah kepada awak media, Senin (11/11/2019) via telepon selularnya.

Ia menyebutkan, bahwa keduanya juga sama-sama dapat dukungan dari keluarga dan tokoh masyarakat lainnya di delapan kecamatan. “In sha Alloh malam ini (Senin, 11/11/2019-red) kami akan melakukan silaturrahmi lanjutan termasuk membahas pembuatan poster dan baleho,”kata Benny Dwifa Yuswir dan Iradatillah secara terpisah. saptarius