Kasus Covid19 Terus Bertambah, Lima Warga Sumbar Positif Terjangkit Corona

323

JURNAL SUMBAR | Padang –  Ternyata hingga Kamis (26/3/2020) sore ini sudah ada lima orang warga Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dinyatakan positif terjangkit corona atau covid-19.

Sebelumnya, diketahui setelah pengumuman update data covid-19 yang disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah, Achmad Yurianto pada Kamis (26/3/2020) di Jakarta berjumlah tiga orang positif corona, namun data yang dirilis Pemprov Sumbar mencapai 5 orang. Berikut laporannya.

Dalam keterangannya yang dikutip dari YouTube BNPB Indonesia, per hari ini Kamis (26/3/2020), telah ada sebanyak 893 orang positif covid-19 di Indonesia.

Artinya, ada penambahan 103 kasus baru dari hari sebelumnya, Rabu (25/3/2020).

Dari 103 kasus baru tersebut, tiga di antaranya adalah warga Sumbar.
Sedangkan jumlah yang meninggal dunia di Indonesia ada sebanyak 78 orang, bertambah 20 orang dari kemarin.
Sementara yang sembuh ada sebanyak 35 orang, bertambah 4 orang dari hari Rabu (25/3/2020).


Satu Warga Bukittinggi 

Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) warga Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) dinyatakan pasien positif virus Corona atau Covid-19.
Pasien tersebut saat ini dirawat di ruang isolasi RS Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi. 

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias yang TribunPadang.com hubungi menuturkan suami pasien baru pulang dari Malaysia. 

“Benar satu orang warga Bukittinggi dinyatakan positif Covid-19,” kata Ramlan Nurmatias saat dihubungi TribunPadang.com, Kamis (26/3/2020).
Dia juga menjelaskan, suami pasien tersebut baru pulang dari Malaysia.
Dari hasil pemeriksaan, pasien ini dirawat dengan gejala panas tinggi. 

“Suaminya ini kan baru pulang dari Malaysia. Setelah itu, tentu dia pulang ke rumah. Dari hasil pemeriksaan, istrinya dirawat di RSAM karena ada gejala panas tinggi,” ungkap Ramlan Nurmatias.

Setelah dirawat, kata dia, pasien diambil sampel swap dan segala macamnya.
“Hasilnya sudah keluar, positif Covid-19. Sementara, suaminya negatif,” ujar Ramlan Nurmatias.

Saat ini, tambahnya suami dan anak pasien positif covid-19 tersebut diisolasi di RSAM. 

13 PDP di Sumbar Negatif

Sehari sebelumnya,  Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan, sudah 13 pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit rujukan di Sumbar dinyatakan negatif Covid-19.
“Memang kita lihat juga hasil uji Litbangkes Jakarta untuk 13 PDP itu negatif,” kata Nasrul Abit, Rabu (25/3/2020) seperti dilansir tribunews.

Sementara, pasien yang masih dalam pemeriksaan hari ini ada 29 dan itu sedang diperiksa.

“Mudah-mudahan dapat diketahui hasilnya,” harap Nasrul Abit.

Nasrul Abit meminta semua pasien dalam pengawasan yang ada di RSUP M Djamil, RSAM, RSUD M Nasir Solok, dan RSUD Pariaman yang belum diperiksa swapnya, segera dikim ke Unand untuk dilakukan pemeriksaan.

“Hasilnya besok bisa diketahui, walaupun nanti untuk verifikasi akhir juga akan dikirim ke Litbangkes,” ungkap Nasrul Abit.

Kalau hasilnya negatif, sebut Nasrul Abit, pasien tersebut langsung dipulangkan dari rumah sakit.
Kemudian, kalau positif akan dilakukan pengawasan di ruang isolasi tersendiri oleh tim dokter.

“Tentu perawatannya sudah beda dengan PDP, dia akan diisolasi tersendiri. Petugas yang masuk ke dalam sudah harus menggunakan APD lengkap dan itu harus diganti,” jelas Nasrul Abit.

ODP Bertambah jadi 616 Orang

Orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona atau Covid-19 di Provinsi Sumbar jumlahnya terus meningkat.
Demikian diungkapkan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit usai rapat bersama Gugus Tugas di Kantor BPBD Sumbar, Rabu (25/3/2020).

“ODP memang meningkat, dari sebelumnya 483 bertambah menjadi 616,” ungkap Nasrul Abit.
Sementara, untuk jumlah PDP dari situs resmi Sumbar Tanggap Corona berjumlah 29 orang.

Hingga kini, sudah 42 orang diperiksa terkait virus corona atau Covid-19 di Provinsi Sumbar dengan rincian 13 negatif dan 29 orang masih menunggu hasil uji laboratorium.

Menurut Nasrul Abit, meningkatnya jumlah ODP karena banyaknya warga yang eksodus lewat jalur darat.
“ODP itu ada di kabupaten dan kota yang datang dari luar daerah. Laporan dari kabupaten dan kota, sekarang banyak yang eksodus lewat darat,” ungkap Nasrul Abit.

Rencananya, tambah Nasrul Abit, besok pihaknya akan langsung memantau posko di titik perbatasan Sumbar-Jambi di Dharmasraya.

“Besok mau lihat ke Dharmasraya, karena di sana lintasan yang paling banyak mereka pulang kampung, orang dari luar Sumbar masuk ke Sumbar,” sebut Nasrul Abit.

Namun data Covid19 Provinsi Sumbar merilis bahwa positif Corana sudah mencapai 5 orang. Total ODP 818 orang, jumlah PDP 22 orang negatif 15 orang dan menunggu hasil 22 orang.

Berikut informasi resmi yang disampaikan Pemprov Sumbar pada Kamis (26/3/2020) ini. Press Rilis

Sehubungan dengan perkembangan penyebaran Covid-19 di Sumatera Barat hari ini, Kamis 26 Maret 2020 dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Pihak Litbangkes RI telah memberikan izin kepada pemerintah provinsi Sumatera Barat untuk mengumumkan kondisi pasien yang positif terpapar Covid-19 secara realtime.

2. Sampai pukul 16.30 WIB, dapat kami informasikan, bahwa warga Sumatera Barat yang telah dinyatakan positif terkena Covid-19 adalah sebanyak 5 (lima) orang, dengan rincian 2 (Dua) orang dari hasil Lab Fak UNAND dan 3 (tiga) orang dari hasil Lab Litbang Kemenkes RI.

3. Berdasarkan data, pasien tersebut 1(satu) orang dari Padang, 1 (satu) orang dari Pesisir Selatan, 1 (satu) orang dari Tanah Datar dan 2 (dua) orang dari Bukittinggi.

4. Saat ini seluruh pihak terkait telah mengambil langkah-langkah penting, diantaranya tracking kebelakang terhadap 5 (lima) orang yang dinyatakah positif Covid-19 tersebut.

5. Dengan telah adanya izin Litbang Kemenkes terhadap Laboratorium Fakultas Kedokteran UNAND untuk bisa melakukan uji spesimen pemeriksaan swab, maka mulai hari ini dan selanjutnya seluruh masyarakat yang ODP, PDP serta suspect Covid-19, secara bertahap akan dilakukan di Lab Fak Kedokteran UNAND.

Dengan adanya warga Sumatera Barat yang telah dinyatakan positif Covid-19, maka kembali diimbau kepada masyarakat:

1. Tetap jaga jarak (physical distanding), hindari kerumunan.
2. Rajin cuci tangan
3. Ganti pakaian jika telah dirumah
4. Olah raga teratur dan upayakan berjemur di sinar matahari (sinar ultraviolet pukul 9 sd 11 pagi), minimal 10 menit
5. Konsumsi makanan bergizi agar imunitas tubuh meningkat.
6. Kalau badan kurang sehat, usahakan memakai masker
7. Jangan keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak
8. Kepada perantau, diimbau agar menunda sementara untuk pulang kampung.

Dari semua ikhtiar tersebut, tetaplah kita berserahdiri kepada Allah SWT dan mari saling bahu membahu agar penyebaran Covid-19 tidak merebak lebih banyak lagi.

Gubernur beserta seluruh jajaran pemerintah provinsi Sumatera Barat sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua unsur masyarakat, yang dengan segala potensinya mencurahkan energinya demi maayarakat Sumatera Barat. Semoga apa yang dilakukan dapat pahala dari Allah SWT.

Tks
Wassalam ww

Padang, 26 Maret 2020
BIRO HUMAS SETDAPROV SUMBAR
sumber; tribunews/rilis
editor;saptarius