Tinjau Lapangan, Bupati Hendrajoni Minta Rekanan Pacu Pengerjaan Masjid Terapung

235

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatam – Bupati Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, Hendrajoni meninjau pelaksanaan pembangunan Masjid Terapung di Kawasan Pantai Carocok Painan, Selasa (3/3/2020).

Kunjungan Bupati ke lokasi proyek pembangunan masjid terapung sore itu dilakukan sekembalinya dari melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Sutera dalam membuka musyawarah rencana pembangunan (Musrebang) tingkat kecamatan.

Dalam kesempatan itu bupati, mengingatkan agar rekanan dapat memacu pengerjaan pembangunan masjid, sehingga dapat diselesaikan tepat waktu.

” Jika perlu pembangunan masjid ini tuntas lebih awal dari target yang direncanakan,” kata bupati.

Namun demikian lanjutnya, pengerjaannya tetap harus menjaga kualitas, sehingga dapat dimanfaatkan sesuai dengan yang diharapkan.

Kunjungan Bupati Hendrajoni, sore itu, sempat mengagetkan para pekerja karena mereka tidak menduga orang nomor satu di Pesisir Selatan, datang pada sore itu.

Menurut Bupati Hendrajoni, pembangunan masjid terapung di Kawasan Pantai Carocok Painan, merupakan salah satu bukti Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan konsisten dengan penerapan pariwisata halal.

Ia berharap masjid terapung di Kawasan Pantai Carocok Painan, dapat menjadi kebanggaan masyarakat serta menjadi icon baru pariwisata daerah ini.

Lebih lanjut dikatakan, pembangunan masjid terapung merupakan upaya untuk melayani pengunjung wisata khusus yang beragama Islam dalam menunaikan ibadah.

“Kita harapkan semua pengunjung ketika datang ke Kawasan Pantai Carocok Painan pelaksanaan ibadahnya tidak terganggu,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, Bupati Hendrajoni melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid terapung pada Desember tahun lalu.

Pembangunan masjid tersebut dilaksanakan dengan sistem tahun jamak 2019-2020, dengan memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 27,5 miliar.

Luas lahan pembangunan masjid 1.795 M2, serta fasilitas yang dibangun antara lain, bangunan inti yakni tempat salat dengan kapasitas 300 jemaah, selasar, 2 menara setinggi 32 meter dan taman.(R)