Putus Mata Rantai Covid-19, Pokdar Sumbar Galang Tanda Tangan Larang Mudik Lebaran

264

JURNALSUMBAR | Padang – Pokdar Sumbar gelar aksi seribu tanda tangan larangan mudik. Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 masuk ke Kota Sumatera Barat, Selasa (5/5/2020)

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Pokdar Sumbar tersebut karena hal tersebut pertama kali dilakukan di Sumatera Barat.

‘’Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Pokdar Sumbar karena aksi ini merupakan bentuk perlawanan kepada Covid-19, karena dengan melakukan mudik berarti kita menambah impor penyebaran Virus Covid-19, karna 221 masyarakat yang terdampak Covid-19 di Sumatera Barat 38 diantaranya mempunyai riwayat perjalanan dari luar Sumatera Barat. Dengan dilarangnya mudik mungkin bias segera memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 tersebut karena Pemda dan Forkopinda Sumatera Barat hanya berfokus saja kepada masyarakat yang ada di Sumatera Barat saja’,’ tegas IP

Hal senada juga di utarakan oleh Kapolda Sumbar Irjen Toni Harmanto, melihat budaya mudik hari lebaran Polda Sumbar bersama Forkopinda sudah dari awal mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik.

‘’Saya mengingatkan kepada masyarakat sumatera Barat yang mana banyak perantau, sehingga budaya mudik yang setiap tahun banyak berlangsung.Kita telah memberi Warning dari awal untuk menunda mudik untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19.Saya juga sangat mengapresisasi Pokdar Sumbar yang telah menggelar aksi Seribu tanda tangan yang menolak bagi para perantau untuk mudik,” terang Kapolda tersebut.

Sementara itu Ketua Pokdar Sumbar Triski yang juga didamping Sekretaris Pokdar Sumbar Mahdial Hasan.SH mengutarakan aksi tersebut digelar bertujuan untuk memberitahukan kepada para perantau di rantau kalau masyarakat Kota Padang menolak untuk para perantau melakukan mudik ke Sumatera Barat khusunya ke Kota Padang.

‘’Kami masyarakat Sumbar khususnya Kota Padang sangat rindu kepada keluarga yang ada dirantau, akan lebih baik kami menahan rindu untuk keluarga yang dirantau untuk tidak pulang mudik.Karena wabah Covid-19 ini sudah banyak memakan korban, maka dari itu hindari mudik.Mari kita bersama sama bersatu untuk mematuhi aturan yang telah dibuat oleh Pemerintah karena hal tersebut akan efektif untuk melawan penyebaran Virus Covid-19,” tegas Triski.(R)