Tangani Kasus Covid-19, Islamic Center Pagaruyung Digunakan Untuk Ruang Karantina

273

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Untuk penanganan kasus corona virus, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memanfaatkan Islamic Center yang berada di komplek kantor bupati Pagaruyung untuk karantina corona virus.

Menurut Sekda Irwandi Dt Maruhun Sati kepada Wabup Zuldafri Darma dalam pertemuan dengan MKKS ( Majelis Kerja Kepala Sekolah) SMP, Senin (4/5/20) di Posko Gugus Tugas Covid Tanah Datar di Gedung Nasional Suri Maharajo Dirajo Batusangkar.

Dikatakan Irwandi didampingi Kabid Cipta Karya Dinas PU Lovely Harman, kapasitas Islamic Center disiapkan 27 kamar, 15 kamar , di lantai 2, dan 12 kamar di lantai 1. Ruang karantina terdiri dari beberapa block, dan masing masing block terdapat beberapa kamar, ada 4,5 dan 7.

Setiap kamar, tekan Irwandi akan dihuni satu orang, dengan fasilitas satu tempat tidur, AC, TV, tong sampah, jemuran kain, kursi dan meja. Untuk kamar mandi berjumlah 8 buah dan WC 6 buah. Masing-masing ada satu kamar mandi.

Semntara itu, Jubir Covid Tanah Datar Roza Mardiah menyebutkan 13 orang yang pernah kontak erat dengan pasien positif Corona akan dikarantina di Islamic center Pagaruyung. ” 13 orang yang penah kontak erat, malam ini usai magrib langsung memasuki karantina di Islamic centre ,” kata Roza seraya menyatakan 13 orang itu berasal dari Panyalaian X Koto, dan Kecamatan Batipuh serta satu lagi dari kecamatan Sungayang.

13 orang tersebut terpapar dari dua orang positif Corona di Panyalaian dan merebak ke kota Padang Panjang. Satu orang asal Sungayang merupakan orang yang pernah kontak erat dengan pasien positiv Corona yang telah meninggal dan dimakamkan di Sungayang.

Terhadap 13 orang ini, telah dilakukan pemeriksaan swab, usai magrib akan menjalani karantina di Islamic center Pagaruyung, ujar Roza sembari menuturkan seluruhnya akan kembali dilakukan pengambilan sampel swab, dan orang yang dikarantina dikategorikan OTG dan harus dites swab- habede.