Tiga Warga Solok Selatan Positif Covid-19, Arrival Boy; Sijunjung Berhati-hati Jangan Kehilangan Status Daerah Aman

1998

Wabup Sijunjung Arrival Boy Serahkan Bantuan APD

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mengumumkan tiga orang warganya terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab tes Laboratorium Dioagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang, pada Rabu (6/5/2020).

Hal itu disampaikan Pelaksana tugas Bupati Solok Selatan Abdul Rahman saat konferensi pers dengan sejumlah awak media di Padang Aro seperti dilansir berita Antara.


Plt Bupati Solok Selatan memberikan keterangan pers

“Memang perubahannya sangat cepat kalau kemarin kita masih dipuji-puji sebagai daerah teraman, tetapi sekarang sudah ada yang positif,” ujarnya.

Tiga orang pasien yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut merupakan satu keluarga dan tinggal di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh.

Melihat yang terjadi di Solok Selatan, Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy meminta masyarakat Sijunjung untuk selalu waspada dan mawasdiri.


Wabup Sijunjung, Arrival Boy serahkan bantuan APD titipan anggota DPRD Provinsi

“Meski dizona hijau, soal Covid-19 jangan dianggap remeh. Untuk itu diminta masyarakat mematuhi anjuran pemerintah untuk selalu memakai masker, dan di rumah aja,”ucap Arrival Boy usai menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) titipan Dt Sunggono angggota Fraksi Gerindra DPRD Propinsi Sumbar untuk beberapa Puskesmas dan Posko-Posko Covid dan Labor-labor.

“Ada sekitar 200 buah APD dari beliau yang dititipkan ka ambo (saya-red) untuk di bagi-bagikan,”jelas Arrival Boy.

Arrival Boy juga tak bosan-bosannya mengingatkan masyarakat untuk mematuhi penerapan PSBB. “Sijunjung jangan merasa bangga dulu. Prilaku remeh tak konsinsten tidak jujur dan tidak mau pakai masker akan menjadi beberapa penyebab PSBB di Sijunjung bisa tercemar dan tertular covid-19,”jelas Arrival Boy.

“Bayaknya warga Sijunjung yang keluar masuk Sijunjung dan mengangap sepele persoalan kunjungan dan tidak pakai masker dan termasuk pasien yang tidak jujur datang dan pergi keluar daerah Sijunjung bisa-bisa menjadi awal tertularnya orang lain,”jelas Arrival Boy.

“Apalagi pasien yang sedang berobat, ini tentunya perlu kita waspadai. Sudah banyak pengalaman di daerah lain yang terjadi mereka bekerja di satu daerah dan tinggal di daerah kabupaten lain. Ini mesti perlu kita waspadai agar Sijunjung benar-benar nantinya tidak tertular covid-19,”kata Arrival Boy mengingatkan. antara/ius