Bupati Hendrajoni akan Buka Persoalan Proyek Gedung Baru RSUD M Zein Painan

607

JURNALSUMBAR | Pesisir Selatan – Pembangunan gedung baru relokasi RSUD M Zein Painan telah dimulai sejak tahun 2015. Anggaran senilai Rp.99 miliar yang sumber dari pinjaman Pusat Investasi Pemerintah ( PIP). Rp. 96 miliar digunakan untuk fisik bangunan, dan Rp.3 miliar untuk pembelian alat kesehatan. Namun proyek strategis itu kini mangkrak pasca dihentikan Bupati Hendrajoni.

Berbagai pandangan pun bermunculan terkait apa yang sebenarnya terjadi dengan hal tersebut. Salah satunya dari Fraksi PAN DPRD Pessel yang meminta Bupati Hendrajoni memaparkan apa yang terjadi dengan pembangunan gedung RSUD M Zein Painan di hadapan anggota DPRD Pesisir Selatan.

“Sekali lagi, saya tidak ada memutuskan pembangunan itu, kalau ingin memutuskan harus dilakukan bersama Anggota DPRD Pesisir Selatan,” tegas Hendrajoni menanggapi polemik tersebut pada awak media, Kamis (25/6/2020).

Dikatakan Hendrajoni, kedepan, semua masyarakat Pesisir Selatan serta DPRD Pesisir Selatan akan mengetahui apa sebenarnya terjadi. “Semuanya akan terbuka terang benderang tentang polemik apa sebenarnnya terjadi dalam pembangunan RSUD M Zein Painan ini, apalagi audit BPKP telah selesai,” tegasnya.

“Jadi, tidak akan lagi yang ditutupi, dan semua akan terbuka dengan sendirinya,” kata Bupati Pesisir Selatan.

Sementara itu Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD), Pesisir Selatan Ermizen saat dimintai tanggapan perihal kelanjutan pembangunan RSUD M. Zein Painan mengatakan, pada intinya DPRD Pesisir Selatan adalah mitra dari eksekutif.

Namun dalam kaitan kelanjutan pembangunan RSUD Dr M. Zein Painan, Ermizen akan membicarakan dengan Pemerintah Daerah melalui Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, bersama dengan anggota DPRD Pesisir Selatan. (RD)