‘Tuo Silek’ Padang Haji Ongga Meninggal Dunia, Keluarga Besar Lemkari Sumbar Turut Berduka

328

JURNAL SUMBAR | Padang — Keluarga besar Lembaga Karate-Do Indonesia (Lemkari) Sumatera Barat termasuk salah satu organisasi olahraga karate yang ikut merasa kehilangan sosok Haji Abdul Aziz Ongga.

Melalui whatshapnya, Ketua Umum Pengda Lemkari Sumbar, Rabu (11/11/2020) mengungkapkan kesedihan atas kepergian Haji Abdul Aziz Ongga, yang akrab disapa Haji Ongga.

“Kami berduka dan sedih mendapat kabar duka ini, karena sosok Haji Ongga di kenal dekat juga dengan keluarga besar perguruan Lemkari. Karena almarhum sering kami tampilkan dalam iven-iven kejuaraan karate,” sebut Firdaus Ilyas.

Menurutnya, Haji Ongga tidak hanya dikenal oleh seluruh tokoh silat Sumbar, tapi juga bagi masyarakat karate, khususnya Lemkari Sumbar.

Diketahui Haji Ongga merupakan mantan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang. Selain itu, ia juga pendiri Ikatan Keluarga Padan (IKP) bersama almarhum Masri Marjand, almarhum Muslih Muhtar dan lainnya

“Beliau ini sahabat kami di Lemkari, kami sangat kehilangan. Semasa hidupnya sangat aktif mengurus kemajuan silat. Tidak dipungkiri semasa menjabat Ketua IPSI Kota Padang, prestasi olahraga silat menggeliat,” katanya Firdaus yang pernah jadi Kadispora Kota Padang itu.

Firdaus walaupun senior di Lemkari, tapi juga salah seorang murid silat almarhum, Firdaus Ilyas menambahkan, beliau meninggal pada Rabu (11/11/2020) sekira pukul 07.30 WIB di Rumah Sakit Yos Sudarso Padang.

“Kemarin beliau jatuh di rumahnya kemudian dibawa ke rumah sakit, dan pagi tadi menghembuskan nafas terakhir,” jelasnya.

Dijelaskannya, Haji Ongga sudah dimakamkan Rabu (11/11) siang ini di kampung halamannya di Tanjung Aua, Koto Tangah, Kota Padang.

Firdaus menceritakan, semasa hidupnya, almarhum merupakan sosok yang peduli dengan olahraga. “Meski ia aktif di IPSI namun juga memikirkan olahraga lain seperti sepak bola,” ujarnya.

“Kita doakan semoga almarhum meninggal dalam keadaan husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkannya menerima dengan kesabaran,” pungkasnya. (Agusmardi)