Diperkenalkan Tarmizi Mawardi, Kemenpora Dukung Pemassalan Pickleball

189

JURNAL SUMBAR | Jakarta — Tarmizi Mawardi, Profesioonal Pickleball Registrasi (PPR) Certified Coach atau pelatih profesional dari Nusantara Pickleball Club New York City, Amerika, memperkenalkan olahraga ini kepada pejabat dan staf di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Rabu hingga Kamis (27-28/1/2021).

“Untuk memperkenalkan olahraga Pickleball tidak hanya di Sumbar saja, ke kantor Kemenpora kita juga telah upayakan, dengan tujuan pengembangan dan pemassalan olahraga ini. Indonesia adalah negara ke 7 (tujuh) yang mengenal Pickleball, dan ini adalah sebuah peluang besar bagi Indonesia untuk bisa bersaing dengan negara negara di Asia,” ujar Tarmizi dari Jakarta, Kamis (28/1).

Pada kesempatan perkenalan Pickleball kali ini, Tarmizi didampingi Ketua Yasekora, Prof Syahrial dan difasilitasi Asdep Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kemenpora RI, Maifrizon bertemu langsung dengan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Raden Isnanta.

Saat pengenalan Pickleball, Raden Isnanta dalam wawancara mengatakan olahraga ini sangat mengasyikan dan menyenangkan dan cocok juga untuk memperkaya aktivitas jasmani secara rutin.

“Bergerak kiri kanan, maju kedepan semua akan membuat daya tahan, enduren, kelincah dan adu strategi, bolanya dan raketnya sangat awet dan mudah dipahami masyarakat Indonesiat. Karena masyarakat Indonesia suka dengan Tenis Lapangan, Bulutangkis dan bisa dilakuakan dimana saja. Ayo coba Pickleball,” ujarnya dalam vidio resmi Kemenpora edisi, 27 Januari 2021.

Ditambahkannya, permainan ini mudah dan menyenangkan karena bisa dimainkan oleh orang yang tidak mempunyai dasar motoric yang baik sehingga dari anak-anak hingga manula bisa memainkan dalam waktu yang lama yang pada akhirnya dia tanpa sengaja mereka sudah melakukan latihan kardio vasculer yang menguatkan otot jantung dengan gerakan aerobic yang low impact.

Sementar itu, lebih jauh Tarmizi mengatakan Pickleball sangat identik dengan badminton, tenis, dan tenis meja maka dalam mencari bakat atlit-atlit muda akan lebih mudah.

“Indonesia yang mempunyai SDM terbesar ke empat di dunia dan secara bersamaan mengenal pickleball dengan Negara di Asia lainnya, maka Indonesia mempunyai kesempatan besar untuk menjadi juara Asia dan Dunia lebih besar dibandingkan dengan cabang lain,” imbuhnya. (Agusmardi)