Positif Covid-19 di Tanah Datar Bertambah 32 Kasus Lagi, 14 Orang Guru

164

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Konfirrmasi positif Covid 19  di Tanah Datar terus bertambah, Minggu  (24/1) 14 orang warga Tanah Datar lagi dari 32 warga Tanah Datar yang terpapar merupakan tenaga kependidikan( Guru ).Sedangkan yang dinyatakan sembuh, Minggu (24/1) tercatat delapan orang.

14 orang yang terkonfirmasi covid adalah guru, ujar Kabid P2P Dinkes Tanah Datar Roza Mardiah didampingi kasubag humas kantor bupati Tanah Datar Muharwan kepada insan pers,Minggu(24/1) di Batusangkar.

Kalau ,Sabtu(23/1) kemarin, sebut Roza, jumlah tenaga kependidikan yang terpapar sudah berjumlah 85 orang, maka dengan adanya tambahan 14 guru lagi, jumlah khusus guru yang terkonfirmasi sampai Minggu (24/1) berjumlah 99 orang.

Dikatakan Roza, khusus tambahan kasus konfirmasi positif , Minggu(24/1) tercatatat  32 orang dengan rincian sebagai berikut ;

1. Perempuan 31 tahun, Guru, Jorong Mato Aia Nagari Batipuah Ateh Kec. Batipuh
2. Laki-laki 30 tahun, Guru, Nagari Tigo Jangko Kec. Lintau Buo
3. Perempuan 40 tahun , Guru, Nagari Tanjung Bonai Kec. Lintau Buo Utara
4. Perempuan 55 tahun Guru, Nagari Tanjung Bonai Kec. Lintau Buo Utara
5. Perempuan 59 tahun, Pensiunan, Jorong Piliang Nagari Limo Kaum Kec. Lima Kaum
6. Laki-laki 30 tahun Karyawan Swasta, Dobok Jorong Kuburajo Nagari Limo Kaum Kec. Lima Kaum
7. Laki-laki 51 tahun, Guru,Jorong Patameh Nagari Pangian Kec. Lintau Buo
8. Perempuan 57 tahun,, Guru, Jorong Patameh Nagari Pangian Kec. Lintau Buo
9. Laki-laki 55 tahun, Wirawasta, Jorong Bukit Barisan Nagari Tigo Jangko Kec. Lintau Buo
10. Laki-laki 40 tahun, ASN, Perum. Permata Rizano Nagari Cubadak Kec. Lima Kaum
11. Perempuan 37  tahun,  Nakes, Nagari Tanjung Bonai Kec. Lintau Buo Utara
12. Perempuan 20 tahun, Guru, Jorong Kenanga Nagari Lubuak Jantan Kec. Lintau Buo Utara
13. Perempuan 34 tahun, Guru, Jorong Melur Nagari Lubuaj Jantan Kec. Lintau Buo Utara
14. Laki-laki, 25 tahun, Guru, Jorong Koto Kaciak Nagari Pangian Kec. Lintau Buo
15. Perempuan, 38 tahun, Guru, Simp. Aur Jorong Pabalutan Nagari Rambatan Kec. Rambatan
16. Perempuan, 32 tahun, Guru, Jorong Guguak Nagari Pariangan Kec. Pariangan
17. Perempuan, 56 tahun, Guru, Jorong Galanggang Jaya Nagari Sawah Tangah Kec. Pariangan
18. Perempuan, 26 tahun, Guru, Jororng Talago Jaya Nagari Sungai Patai Kec. Sungayang
19. Laki-laki, 57 tahun,  ASN, Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso Kec. Tanjung Emas
20. Laki-laki, 23 tahun,  Mahasiswa, Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso Kec. Tanjung Emas
21. Perempuan, 19 tahun, Pelajar, Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso Kec. Tanjung Emas
22. Perempuan, 29 tahaun,  Mahasiswi, Jorong Saruaso Barat Nagari Saruaso Kec. Tanjung Emas
23. Perempuan, 20 tahun, Mahasiswi, Jorong Kapalo Koto Nagari Koto Laweh Kec. X Koto
24. Laki-laki, 47 tahun, Guru, Jorong Tigo Suku Nagari Paninjauan Kec. X Koto
25. Laki-laki, 33 tahun, Swasta, Koto Jorong Mandahiling Nagari Pagaruyung Kec. Tanjung Emas
26. Perempuan, 30 tahun, Nakes, Koto Jorong Mandahiling Nagari Pagaruyung Kec. Tanjung Emas
27. Laki-laki, 2 tahun, Belum Bekerja, Koto Jorong Mandahiling Nagari Pagaruyung Kec. Tanjung Emas
28. Perempuan, 6 bulan,  Belum Bekerja, Koto Jorong Mandahiling Nagari Pagaruyung Kec. Tanjung Emas
29. Perempuan, 51 tahun,  Ibu Rumah Tangga, Koto Jorong Mandahiling Nagari Pagaruyung Kec. Tanjung Emas
30. Laki-laki, 2 tahun,  Belum Bekerja, Koto Jorong Mandahiling Nagari Pagaruyung Kec. Tanjung Emas
31. Perempuan, 2 tahun, Belum Bekerja, Koto Jorong Mandahiling Nagari Pagaruyung Kec. Tanjung Emas
32. Laki-laki, 59 tahun, Petani, Jorong Aie Mancue Nagari Singgalang Kec. X Koto.

Seterusnya,  hingga Minggu (24/1) ini, akumulasi kasus konfirmasi sudah berjumlah 1.096 orang, 805 dinyatakan sembuh, meninggal dunia 35 orang, suspek 19 orang, tiga orang Probable.

Selanjutnya, 232 orang pasien diisolasi mandiri, dan
ratusan konfirmasi lain dirawat di RSUP M Djamil Padang, RS Rasidin, RSAM Bukittinggi, RS Ibnu Sina Padang Panjang, RSUD Padang Panjang, RSUD Hanafiah Batusangkar, RS Ibnu Sina Bukittinggi, dan isolasi di RSUD Padang Panjang – habede