Bupati Rusma : Jadi Walinagari Jangan Mentang-mentang

214

JURNAL SUMBAR | Pessel – Bupati Pessel Rusma Yul Anwar menyentil para Walinagari untuk serius mengurus kesejahteraan rakyat. Ia meminta agar Walinagari tidak memanfaatkan jabatan untuk kepentingan sempit.

“Waktu akan terus berputar, jabatan publik ini hanya sementara” ujarnya.

Hal itu disampaikan saat rapat sinkronisasi perencanaan pembangunan daerah dan nagari serta pembangunan satu data Pessel di UDKP Asam Kumbang Bayang Utara, Senin, 23/8.

Bupati Rusma acap menerima keluhan dari masyarakat karena ada Walinagari yang tidak sepenuh hati melayani rakyat.

“Kebiasaan saya hadir ditengah-tengah masyarakat sehingga banyak hal yang saya dengar langsung” sebutnya dihadapan seluruh Walinagari se Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang dan IV Nagari Bayang Utara.

Politisi Partai Gerindra itu memberi tamsil, mencari pasangan.

“Ayek saya berpesan, kalau ingin mencari pasangan, lihatlah kondisinya saat bangun pagi” kiasnya.

Karena, saat seorang bangun ketika itu terlihat wajah asli, belum dipoles sama sekali.

“Wajah yang belum dipoles, belum ada pencitraan, maka jangan heran saya turun langsung ke masyarakat tanpa pemberitahuan ke Walinagari” paparnya.

Rapat sinkronisasi yang dilaksanakan DPMDPPKB Pessel bekerja sama dengan Camat Bayang Utara, yang langsung dibuka oleh Bupati terkait dengan gagasan satu data.

“Insya Allah saya akan hadir hingga diskusi selesai” tutupnya.

Data yang valid seragam akan menjadi rujukan bagi pelaksanaan program dan kegiatan baik dilevel kabupaten maupun level nagari.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan diskusi panel, moderator Asisten Pembangunan dan Ekonomi, Mimi R Zainul, diawali paparan Kepala Bapedalitbang, Yoski W memaparkan pengelolaan data secara terpadu dengan melibatkan nagari itu mendesak dilakukan, sehingga lahir data yang valid.

Narasumber berikutnya Kepala Dinas Dukcapil, Reva Datuak Tigo Lareh juga memaparkan bagaimana vitalnya data kependudukan. Hal ini berkaitan erat dengan dinamika dan mobilisasi Penduduk.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Suhendri juga memaparkan peran penting nagari dalam upaya pengelolaan PAUD dan MDA.

Sementara itu Kepala Diskominfo Junaidi juga mendorong nagari untuk aktif dalam input data baik kependudukan, potensi maupum statistik nagari.

Acara yang sama akan dilanjutkan di Kecamatan Sutera dengan menghadirkan para Walinagari kecamatan sekitar. (Rilis PMD)