Kembangkan Desa Wisata, Bupati Eka Putra Canangkan Satu Nagari Satu Iven

164

JURNAL SUMBAR | Batusangkar – Pariwisata merupakan program unggulan Tanah Datar untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui satu nagari, satu event. Untuk itu kepada peserta pelatihan nagari diharapkan memiliki iven unggulan yang akan dilaksanakan tahun 2022 mendatang.

Bupati Tanah Datar Eka Putra S.E menyampaikqn hal itu ketika membuka aktivitas Pelatihan Pengembangan Desa Wisata, Kamis (26/8) di Emersia Hotel di jalan Prof Hamka Parak Juar,Batusangkar.

Kita mengetahui tantangan saat ini, sebut Bupati Eka belum selesainya wabah pendemi Covid-19. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19, pemberlakuan berbagai pembatasan perjalanan dan pembatasan event untuk mencegah penyebaran dan penularan covid-19 menyebabkan menurunnya kunjungan wisatawan.

Untuk itu bupati Eka meminta peserta pwlatihan harus segera berbenah dan beradaptasi dengan menyelenggarakan pariwisata yang sesuai dengan kondisi saat ini dan tentukan memberikan kepastian keamanan dan kesehatan kepada wisatawan, berbagai upaya percepatan pengembangan pariwisata yang berbasis masyarakat dan mengembangkan potensi lokal termasuk pengembangan desa wisata.

Dalam aktivitas percepatan pengembangan desa wisata dan recovery ekonomi, Pemerintah daerah Tanah Datar sudah menetapkan 16 desa wisata yang berada di 14 kecamatan ” Dengan ditetapkannya 16 desa wisata dan dilaksanakannya pelatihan, diekspatasi mampu meningkatkan inovasi, adaptasi dan kolaborasi dengan harapan menjadi contoh bagi nagari lain di Luhak Nan Tuo ,” tekan Eka.

Bupati juga mengucapkan selamat kepada Nagari Sumpu terpilih sebagai 50 desa wisata terbaik yang bakal dinilai langsung oleh tim dari Kementerian Parekaraf. Dan mengharapkan mamsyarakat mendukung maksimal awal kebangkitan pariwisata desa atau nagari di kabupaten Tanah Datar.

Sementara itu, Kepala Dinas Parpora Abdul Hakim mengatakan kegiatan pelatihan bertujuan meningkatkan wawasan dan pengetahuan bagi pengelola desa wisata di Tanah Datar, diikuti 50 orang peserta,yakni, Walinagari, Pokdarwis, penggiat Pariwisata dan komunitas Masata Tanah Datar.

Aktivitas pelatihan dilaksanakan tiga hari, Kamis(26/8) s.d Sabtu(28/8) mendatang menampilkan narasumber dari Dinas Pariwisata Sumbar, Praktisi Wisata dan Perguruan Tinggi – habede.