Minimalkan Salah Sasaran Peneriman Manfaat PKH, Zarfi Deson Inisiasi Bimbtek PSM Se-Kabupaten Pessel

274

JURNAL SUMBAR | Padang – Adanya penerima dana PKH (Program Keluarga Harapan) yang tidak tepat sasaran yang diprogramkan Kemensos, maka Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Zarfi Deson meminta para Wali Nagari se Kabupaten Pesisir Selatan untuk terus memantau warganya yang pantas menerima.

Melalui Bimbingan Teknis Dasar Para Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) se-Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (31/8/2021) yang diprogramkan Dinas Sosial Provinsi Sumbar Tahun 2021, Zarfi Deson mengatakan dengan adanya program pemberdayaan sosial Dinas Sosial Provinsi Sumbar para Pekerja Sosial Masyarakat se-Pessel bisa meminimalisir bergerak cepat untuk penerima PKH dimasa mendatang benar-benar keluarga yang tida mampu.

“Kita harapkan PSM se-Pessel mengorganisir pekerjaannya dengan baik dan tidak ada lagi penerima manfaat dari PKH yang tidak tepat sasaran. Untuk itu data penerima PKH mesti dikawal para Walingari,” ujar Zarfi Deson, yang menyalurkan dana pokok-pokok pikirannya (Pokir) pada program pemberdayaan PSM Se-Pessel ini.

Dalam kesempataan pembukaan kegiatan itu, Zarfi Deson yang merupakan anggota DPRD Sumbar dari fraksi Golkar ini menceritakan kalau dirinya banyak menerima keluhan warga masyarakat bahwa setiap pembagian dana PKH selalu ada penilaian salah sasaran.

“Kedepan di Pessel kita minimilisir penerima manfaat yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, PSM yang dibina Dinas Sosial diberikan pelatihan. Tidak hanya itu, para Walinagari juga diminta mengawal pendataan untuk apapun program pemerintah agar tepat sasaran,” ucapnya.

Ia mengenang, beberapa waktu lalu ada keluarga tidak mampu yang kesulitan dalam pembiayaan rumah sakit. Namun PSM di nagari itu tidak turun aktiv membantu. Bahkan begitu pula ketika ada penyandang disabilitas dan orang gangguan jiwa (ODGJ) yang membutuhkan bantuan dimanfaatkan untuk isu Pilkada atau isu Pileg.

“Disamping peran aktiv PSM, pembaharuan data mesti dilakukan. saya akan fokus memberikan perhatian untuk Kecamatan Lengayang, Sutera dan Kecamatan Ranah Pesisir, sehingga tidak ada lagi program PKH yang tidak tepat guna dan tidak tepat sasaran. Yang penting pendataannya betul dan diputuskan di Musyawarah Nagari,” sambungnya.

Sementara itu, Aprizal Dt Bagindo Kayo, Walinagari Lakitan Utara selaku peserta Bimtek tersebut mengapresiasi Zarfi Deson, anggota DPRD Sumbar yang menginisasi kegiatan ini. Terlaksananya Bimtek tersebut memberikan wawasan baru bagi PSM dan para Walinagari yang hadir.

Pada kegiatan itu hadir Kadis Sosial Sumbar, Jumaidi dan Sekretaris Dinsos Sumbar, Ramawi. Sebanyak 130-an peserta Bimtek itu sejak Senin hingga Selasa (30-31/8) mengikuti berbagai materi yang disajikan nara sumber. Pembukaan dan penutupan dihadir dan dibuka langsung Anggota DPRD Sumbar, Zarfi Deson ini berjalan lancar di Hotel Basko, Padang.

Aprizal Dt Bagindo Kayo, Walinagari Lakitan Utara selaku peserta Bimtek tersebut mengapresiasi Zarfi Deson, anggota DPRD Sumbar yang menginisasi kegiatan ini. Terlaksananya Bimtek tersebut memberikan wawasan baru bagi PSM dan para Walinagari yang hadir.agusmardi