Momen Haornas: Pemko Sawahlunto Beri Reward Atlet dan Pelatih Cabor Peraih Prestasi

167

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Usai mengikuti upacara perintahan hari Olahraga Nasional (Haornas) secara daring Kamis (9/9/2021), Pemerintah Kota Sawahlunto serahkan reward bagi atlet yang meraih prestasi pada kejuaraan tingkat daerah atau propinsi dan nasional.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengutarakan pemberian uang pembinaan ini sebagai rangsangan bagi atlet yang telah berhasil meraih prestasi di kejuaraan daerah, regional maupun nasional.

“Reward ini sebagai ungkapan terima kasih pemerintah kota dan masyarakat Sawahlunto atas prestasi yang diraih sekaligus menjadi pendorong semangat untuk tetap meraih prestasi yang lebih tinggi,” kata Deri didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Parpora) Nova Erizon, Ketua KONI Sawahlunto Muryanto.

Kadis Parpora Nova Erizon menyatakan untuk reward pagi atlet pelajar ini menjadi program pemerintah kota guna mendorong atlet muda dikalangan pelajar dapat meningkatkan prestasinya.

“atak hanya atlet saja yang diberikan reward, juga diberikan kepada pelatih cabang olahraga yang berhasil meraih medali bagi tingkat daerah dan nasional,” sebut Nova.

Kabid Pemuda Olahraga Disparpora kota Sawahlunto Ucak Hardian merincikan untuk atlet peraih medali emas tingkat daerah sebanyak 25 orang masing – masing Rp1.250.000 perorangan tiap medali dan Rp500 ribu perorang untuk beregu.

Untuk medali perak, sebutnya ditingkat daerah sebanyak 18 atlet Rp1 juta perorang dan Rp450.000 perorang untuk beregu. Peraih medali perunggu sebanyak 33 orang masing-masingnya Rp750.000 perorangan dan Rp330.000 per orang untuk beregu.

Bagi atlet peraih medali emas tingkat nasional sebanyak 2 orang mendapat Rp2 juta perorang. Untuk medali perak ada satu atlet menerima Rp1.750.000 per orang serta ada 2 atlet peraih medali perunggu nasional Rp1 juta per orang, sebut Ucak.

Ketua KONI Sawahlunto Muryanto berharap atlet dan pelatih penerima reward harus terus meningkatkan prestasi dan konsisten dalam berlatih karena kedepan persaingan akan lebih tinggi.

“Semangat berlatih sebagai patriot olahraga harus terus terjaga dan jangan cepat puas dengan prestasi yang ada saat ini. Bagi peraih prestasi tingkat daerah harus berprestasi ke nasional dan yang berhasil ditingkat nasional tataplah prestasi internasional,” harapnya. simamora.