Wabup Sijunjung Buka Bimtek Gerakan PKK

197

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S.Pt membuka secara resmi Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan PKK di Kabupaten Sijunjung yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Pancasila Muaro Sijunjung, Senin 4 Oktober 2021

Bimtek dengan tema “kita tingkatkan wawasan dan kapasitas pengurus menuju tertib administrasi serta menjadi garda terdepan dalam pencegahan wabah covid – 19” ini dihadiri Ketua TP – PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Hj. Harneli Mahyeldi beserta rombongan, Ketua dan Wakil Ketua TP- PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Riri Benny Dwifa dan Ny. Dona Iraddatillah, serta Ketua TP PKK Kecamatan dan Nagari se Kabupaten Sijunjung

Wakil Bupati Iraddatillah dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Ketua TP PKK Prov Sumbar, Ny. Hj. Harneli beserta rombongan di ranah lansek manih Kabupaten Sijunjung.

“Kami atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Sijunjung, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ibu Ketua TP PKK Sumatera Barat beserta rombongan di Kabupaten Sijunjung. Semoga Kehadiran kita semua dengan dilandasi niat yang ikhlas senantiasa menjadi lahan ibadah dan akan mendapat pahala dari allah Swt, Amin,”ucapnya.

Wabup menyampaikan bahwa Gerakan PKK merupakan gerakan pembangunan masyarakat yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat demi terwujudnya keluarga sehat dan sejahtera. Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) mempunyai peran penting dan strategis sebagai ujung tombak dalam mensukseskan program pemerintah dengan tiga pilar yaitu pendidikan, kesehatan dan perekonomian yang tercantum dalam 10 Program Pokok PKK.

Keberhasilan pelaksanaan program
kesejahteraan keluarga ditentukan oleh adanya keterpaduan dan sinergi antara gerakan keswadayaan, partisipasi masyarakat serta bimbingan dan fasilitasi teknis dari berbagai instansi/lembaga terkait. Sebagai mitra pemerintah, PKK diharapkan aktif mensosialisasikan serta
mengimplementasikan program kerja melalui ide-ide kreatif dan inovatif dengan memanfaatkan teknologi informasi media elektronik, serta berperan utama dalam melindungi generasi penerus dari pengaruh negatif era digitalisasi.

“Menyikapi Isu Nasional saat ini, konvergensi Stunting di Kabupaten Sijunjung tidak akan sukses jika tidak dibantu oleh lembaga-lembaga informal seperti PKK. Informasi tentang indikator Stunting seperti Pola Asuh anak dan remaja, Pola Makanan bergizi, dan sanitasi yang bersih, hendaknya disampaikan oleh Kader PKK di setiap Pelosok Negeri,”harap Wabup.

Begitu juga dengan situasi Pandemi saat
ini, Kader PKK diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19, dengan dimulai dari lingkup keluarga hingga lingkungan sekitar dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penerapan protokol kesehatan.

“Dengan semakin komplek dan banyaknya
tantangan yang dihadapi maka Bimtek seperti ini sangat di butuhkan oleh Kader PKK untuk mengaplikasikan ilmu yang dimiliki oleh seluruh Kader serta dapat memberikan pedoman yang lebih jelas dalam mewujudkan Gerakan PKK diKabupaten Sijunjung sehingga tertib administrasi PKK dapat tercapai,”ujar Wabup Iraddatillah.

Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Hj. Harneli Mahyeldi dalam sambutannya mengharapkan kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya kegiatan seremonial saja, tetapi harus terlaksana kegiatan 10 program pokok pkk.

“Kalau 10 program pokok pkk terlaksana dengan 4 pokja yang ada, insyaallah semua persoalan di masyarakat akan terselesaikan nantinya,”harapnya.

Ummy Harneli menambahkan bahwa dalam rangka membantu masyarakat khusus nya terkait masalah stunting ini, PKK Provinsi Sumatera Barat bersama Indojalito akan menyerahkan makanan bergizi bagi ibu dan wanita hamil di Kabupaten Sijunjung.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Sijunjung, Ny. Riri Benny Dwifa saat menyampaikan ekspose nya di depan TP PKK Provinsi Sumbar menyebutkan bahwa peserta bimtek berjumlah 100 orang yang terdiri dari 28 pengurus TP PKK Kabupaten, 56 TP PKk Kecamatan dan 10 TP PKK Nagari Kamang.

“Berdasarkan hasil pembinaan dan pemantauan TP PKK Kabupaten Sijunjung, maka telah ditetapkan nagari gerakan TP PKK Kabupaten Sijunjung adalah Nagari Kamang Kecamatan Kamang Baru,”ucapnya.

Ny. Riri Benny menambahkan bahwa sejak tahun 2020 sampai sekarang dikarenakan Covid 19, maka kegiatan TP PKK Kabupaten Sijunjung lebih difokuskan pada penanganan Covid 19, serta merubah pola pembinaan sesuai dengan tatanan baru. Setiap kegiatan pembinaan mulai dari dasawisma, pola asuh anak dan remaja di era digital, pembinaan UP2K, PKk atau hatinya PKk dan keluarga tanggap bencana disesuaikan dengan kondisi sekarang dengan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan.

“Agar dapat memberikan pembinaan ke masyarakat secara maksimal, maka SDM dan wawasan kader harus terus ditingkatkan, salah satu upaya melalui bimtek ini. Oleh sebab itu kami berpesan kepada peserta agar dapat mengikuti bimtek ini dengan serius sehingga dapat diterapkan sesuai dengan bidang masing masing,”harap Ny. Riri Benny Dwifa.andri