Sangat Disayangkan! Selama MTQ di Padang Panjang, Tak Seorangpun Anggota DPRD Yang Datang Melihat Kontingen Sijunjung

570

Sejumlah OPD dan BUMD dilingkungan Pemkab Sijunjung mengunjungi kontingen untuk memberikan support dan motivasi (endo)

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Delapan hari lamanya kafilah MTQ Sijunjung berjuang untuk memberikan yang terbaik membawa nama daerah yang berjuluk Lansek Manih di Kota Padang Panjang, sejak tanggal 12-19 November 2021 kemarin.

Namun, selama kegiatan itu pula tak seorangpun anggota DPRD Sijunjung yang dilabeli sebagai wakil rakyat menampakan “batang hidungnya” untuk sekedar memberikan dukungan dan motivasi kepada para kafilah selama bertanding membawa nama Kabupaten Sijunjung di Padang Panjang.

Meskipun Sijunjung berada di peringkat ke-11, para kafilah telah berusaha untuk memberikan yang terbaik. Perjuangan keras kontingen Sijunjung disambut bangga oleh pemerintah daerah yang disampaikan langsung oleh Bupati dan Wabup Sijunjung.

Terlepas dari itu, tak dipungkiri bahwa dukungan dan motivasi dari wakil rakyat sangat dinantikan. Dukungan dari anggota DPRD Sijunjung. Wakil rakyat yang berjumlah 30 orang yang mewakili seluruh masyarakat di Kabupaten Sijunjung.

Kabag Kesra Setdakab Sijunjung, Admiriska membenarkan hal tersebut. Pihaknya mengatakan tak seorangpun anggota DPRD Sijunjung yang datang mengunjungi kafilah. “Memang selama kegiatan MTQ berlangsung tidak ada anggota DPRD Sijunjung yang datang melihat kontingen Sijunjung di Padang Panjang,” jawabnya singkat.

Namun, lanjutnya, sejumlah kepala OPD dan utusan dari OPD, serta BUMD dilingkungan Pemkab Sijunjung banyak yang hadir. “Kalau Bupati dan Wabup hari kedua kita disini langsung hadir. Sekda juga hadir. Kalau dari OPD banyak, ada yang kepala dinas langsung ada yang perwakilannya. Dari BUMD juga hadir mengunjungi kafilah,” sebutnya.

Hadirnya kepala daerah dan sejumlah OPD serta BUMD dilingkungan Pemkab Sijunjung itu untuk memberikan dukungan dan motivasi.

“Tujuannya untuk melihat langsung kontingen Sijunjung. Terutama dalam memberikan semangat dan dukungan. Meninjau kesiapan dan kondisi para kafilah selama bertanding. Kita tidak ada meminta apa-apa kepada tamu yang hadir,” katanya.

Menanyakan hal itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sijunjung, Hasmizon mengatakan bahwa, kunjungan anggota DPRD Sijunjung pada kegiatan MTQ memang tidak diagendakan dalam Bamus.

“Memang diagendakan dalam Bamus tidak ada kunjungan untuk melihat kontingen MTQ. Biasanya anggota DPRD datang sendiri-sendiri, secara personal. Tapi terkait ada yang datang atau tidak, kita juga tidak tahu,” tutur Sekwan, Hasmizon. Rabu (24/11).

Sekretariat dewan juga telah mengingatkan kepada anggota DPRD Sijunjung untuk mengunjungi kafilah MTQ yang sedang bertanding di Padang Panjang.

“Kalau kita dari sekretariat ada yang datang kesana. Kepada anggota DPRD sudah kita sampaikan itu, tapi kalau tidak ada yang datang kita juga tidak tahu,” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang tokoh pemuda di Kabupaten Sijunjung, Indra Jaya menyayangkan sikap anggota DPRD Sijunjung yang dinilai kurang responsif dan kurangnya kepedulian.

“Para kafilah dan kontingen kita pergi kesana membawa nama daerah, mewakilkan Sijunjung di ajang MTQ tingkat Provinsi Sumbar. Tapi malah anggota DPRD yang kita sebut dengan wakil rakyat malah tidak peduli, baik secara moril apalagi materil,” sebut Indra Jaya.

Ditambahkannya, terlebih lagi para kafilah dan kontingen tersebut mayoritas merupakan putra daerah Sijunjung. “Kita sangat kecewa. Mereka yang bertanding disana mayoritas putra daerah yang juga merupakan konstituen politik 30 anggota DPRD Sijunjung yang tersebar pada delapan kecamatan, malah tak satupun yang menunjukan kepeduliannya,” paparnya.

“Apa salahnya meluangkan sedikit waktu untuk sekedar datang dan memberikan dukungan serta motivasi. Sehingga para kafilah pun merasa adanya dukungan dan kepedulian itu dari wakil rakyatnya. Kita tidak minta apa-apa, cukup dukungan moril saja akan sangat berarti. Miris, kita sangat menyayangkan sikap wakil rakyat Sijunjung yang seperti itu,” pungkasnya.endo