Rakor dengan UNP, Ini yang Dibahas Pemko Sawahlunto

294

JURNAL SUMBAR | Padang – Rapat koordinasi (Rakor) PSDKU UNP Sawahlunto antara Pemerintah Kota Sawahlunto dengan pihak UNP, terkait dengan pembangunan kampus serta penambahan prodi dan juga evaluasi dari kegiatan kampus PSDKU UNP Sawahlunto berlangsung di Ruang Rektor UNP Padang, Selasa sore, 31 Mei 2022.

Rektor UNP Prof.Ganefri, Ph.D menyampaikan bahwa kehadiran Walikota dan jajaran di UNP hari ini menunjukkan keseriusan dan semangat dari pemerintah Kota Sawahlunto terkait dengan pengembangan Kampus PSDKU UNP di Sawahlunto.

“Saya secara pribadi sangat mengapresiasi semangat yang ditunjukkan oleh pemerintah Kota Sawahlunto, semangat ini juga menjadikan cambuk bagi kami untuk berbuat hal yang sama sehingga tujuan yang kita inginkan bersama yakni lebih mengembangkan Kampus UNP di Kota Tambang Sawahlunto dapat direalisasikan segera,”ujar Rektor UNP Ganefri.

Ganefri juga menyampaikan bahwa tidak tertutup kemungkinan prodi prodi yang ada di Kampus utama UNP akan diterapkan di Kota Sawahlunto selama dinilai masih banyak peminat yakni calon mahasiswa itu sendiri, sehingga kedepan Kota Sawahlunto akan menjadi sentra pendidikan baru di Sumatera Barat.

Sementara itu Walikota Sawahlunto Deri Asta menyampaikan cita cita masyarakat Sawahlunto tercapai dengan dibangunnya Kampus PSDKU di Kota Sawahlunto, hal ini tidak terlepas dari peran Rektor dan jajaran di UNP dalam mewujudkan mimpi daerah.

“Mimpi yang selama ini hanya menjadi angan membangun kampus di Sawahlunto menjadi kenyataan. Dan untuk lebih mewujudkan nya saat ini kami di sedang malakukan pembangunan kampus yang berdasarkan skema anggaran di tahun 2021 dianggarkan sebesar 2 milyar rupiah untuk pembangunan fisik dan ditahun 2022 ditambah alokasi dana sebanyak 5 milyar rupiah dengan total alokasi anggaran sebanyak 7 milyar rupiah dengan target Desember nanti rampung dan dapat dimanfaatkan”, beber Deri Asta.

Sekaitan dengan rencana dalam pengembangan Kampus di Sawahlunto Deri Asta secara pribadi meminta dukungan dari UNP untuk lebih memperbanyak prodi prodi baru sehingga menjadi penarik minat dari calon mahasiswa yang ada.

“Sebelumnya kami telah meminta penambahan 3 prodi baru di Kampus PSDKU UNP di Sawahlunto, pertimbangannya yakni melihat data staistik dimana 2 diantara 3 Prodi baru tersebut yakni S1 PG PAUD, S1 PGSD dinilai akan lebih banyak peminat mengingat sampai saat ini kita masih kekurangan guru serta data stattistik 70 persen guru PAUD tidak teragreditasi. Inilah yang akan kita sasar kedepannya”, terang Walikota.

Deri Asta juga memaparkan saat ini sebelum kampus rampung, mahasiswa melakukan kegiatan perkuliahan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dengan melengkapi fasilitas yang ada sehingga memudahkan baik mahasiswa maupun dosen dalam kegiatan kuliah nantinya.

Walikota berharap apa yang menjadi syarat dan kelengkapan dari rencana penambahan 3 prodi baru dapat diselesaikan segera sehingga dapat direalisasikan segera sehingga dapat berefek pada Kampus UNP di Sawahlunto, tutup Deri Asta.

Hadir juga dalam rapat koordinasi tersebut Wakil Wakikota Sawahlunto, Zohirin Sayuti, SE, Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, DR.dr Ambun Kadri, MKM, serta kepala OPD terkait. (Humas Setdako Sawahlunto).