Dimotivasi KONI Pessel, Tim Balap Youngking Painan Toreh Prestasi di Kejuaraan Sumatera Cup Prix 2022 di Lanud Padang

277

JURNAL SUMBAR | Padang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mendukung tim balap Big Family Youngking Painan untuk menorehkan prestasi dalam kejuaraan Sumatera Cup Prix (SCP) yang digelar di Sirkuit Lanud St. Sjarir Padang, Sabtu (25/6/2022).

Kejuaraan balap terakbar di Sumatera Barat tahun 2022 tersebut menjadi semangat baru bagi pebalap karena berbagai iven kejuaraan yang sebelumnya sempat tertunda bahkan batal akibat Pandemi Covid-19.

Dan kini, rodanya siap berputar lagi. Termasuk Tim Youngking Painan turut berpartisipasi dalam mengikuti kejuaraan itu.

SPC sendiri digelar selama dua hari pada akhir pekan ini. Yakni dimulai dari 25-26 Juni 2022.

Ketua Koni Pessel Toni Mardianto turut mendampingi tim balap Youngking Painan untuk bertanding pada kejuaraan SCP.

Ia bersama jajaran pengurus KONI Pessel mendatangi langsung lokasi ajang balap SCP untuk memberikan motivasi. Dengan harapan tim balap tersebut mampu berprestasi.

“Iya, kami memberikan motivasi agar anak-anak muda yang berbakat di bidang balap ini dapat menyalurkan bakatnya sesuai dengan jalurnya,” katanya usai mengunjungi peddock tim balap Youngking.

Para pebalap mendapatkan support untuk semangat dalam mengikuti setiap ajang balap yang diselenggarakan dalam berbagai iven kejuaraan baik di dalam dan luar Sumatera Barat.

Pantauan Wartawan dilapangan, kawasan Lanud St. Sjarir Padang ramai penonton. Besok, Minggu (26/6/2022) merupakan hari puncak kejuaraan SPC yang digarap oleh Mawan Dragon dan Arissandro Management yang dikemas secara menarik dan menghibur.

Pada musim ini, SCP dibagi dalam tiga kategori kelas. Pertama ada SCP Class, kedua Suporting Class dan Matic Race. Mulai dari 115 CC hingga 155 CC.

Disamping itu, dalam rangka mempersiapkan kesiapan atlet untuk bertanding dalam pekan olahraga provinsi tahun depan, KONI Pessel melalui masing-masing cabor juga tengah menjaring atlet.

Pembentukan Kordinator Olahraga Kecamatan (KOK) pun juga telah dimatangkan di 15 kecamatan.

Sehingga, penjaringan atlet di tiap nagari lebih maksimal dan mendapatkan pelatihan dan pembinaan dari dini.rd